BINTUHAN,BE- Keputusan pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) baik yang subsidi maupun non subsidi disambut gembira masyarakat, Sebab membawa dampak positif di kalangan masyarakat tingkat bahwah. Sebab turunnya harga BBM ini membuat harga kebutuhan pokok seperti cabai di wilayah Kabupaten Kaur ikut turun. “Harga cabai sekarang ini sudah mulai berangsur turun, jika dibandingan dengan harga biasanya,” kata Wanda (54), salah satu pedagang cabai di Pasar Inpres, Minggu (18/1). Dikatakanya, saat ini harga cabai di sejumlah pasar tradisional mulai berangsur turun sejak tiga hari terakhir. Untuk sekarang ini harga cabai berada pada kisaran harga Rp 40 hingga 50 ribu perkilogramnya. Sedangkan pada sekitar akhir Desember 2014 lalu harga cabai merah menembus harga Rp 90 ribu per kilogram. \"Setelah harga BBM turun, kebutuhan mulai turun. Sejak tiga hari ini harga cabai yang paling mahal terus berangsur turun,” ujarnya. Hal senada juga diungkapkan Neti (56), pedagang cabai di pasar Inpres tersebut. Ia mengatakan, sejumlah pedagang sejak turunnya harga BBM ini. Harga cabai yang sebelumnya kisaran Rp 90 ribu per kilo turun menjadi Rp 70 ribu per kilo. Kemudian turun lagi dari harga Rp 70 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram. \"Mudah-mudah harganya bisa kembali stabil dan normal. Biasanya harga normal itu pada kisaran Rp 30 ribu per kilo untuk cabai rawit,” ujarnya. Dengan turunnya harga kebutuhan memasak yang setiap hari dicari oleh warga para pedagang di pasar tradisional tersebut mengaku lega. Pasalnya, dengan kondisi harga barang turun daya beli masyarakat juga mengalami peningkatan. \"Tidak hanya cabai yang turun, kebutuhan bumbu dapur lainnya juga sudah mulai turun. Makanya kita juga senang, para pembeli juga meningkat,\" tutupnya.(618)
BBM Turun, Harga Cabai Turun
Senin 19-01-2015,22:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 30-06-2026,13:58 WIB
Sidang Latifa Memanas, Kuasa Hukum Tolak Hasil Audit dan Pertanyakan Status Auditor Eksternal
Selasa 30-06-2026,09:08 WIB
Jangan Tebang Pohon! Perdagangan Karbon Adalah Masa Depan Ekonomi Hijau Surabaya dan Jawa Timur
Selasa 30-06-2026,13:56 WIB
Kasus Investasi Bodong Yeyen Berpotensi Berkembang, Korban Minta Dugaan TPPU Diusut
Selasa 30-06-2026,15:20 WIB
Polres Mukomuko Intensifkan Patroli Dialogis, Cegah Kriminalitas hingga Premanisme
Selasa 30-06-2026,14:02 WIB
Audit Eksternal Perkuat Dugaan Penggelapan CV Mandiri Sejahtera, Nilai Kerugian Lebihi Hasil Audit Internal
Terkini
Selasa 30-06-2026,15:21 WIB
Desa di Bengkulu Segera Nikmati Penguatan Listrik, Pemprov, ESDM dan PLN Berpacu Tuntaskan Kendala Lisdes 2026
Selasa 30-06-2026,15:20 WIB
Polres Mukomuko Intensifkan Patroli Dialogis, Cegah Kriminalitas hingga Premanisme
Selasa 30-06-2026,14:31 WIB
Tingkatkan Kualitas Data Pembangunan, 10 OPD Pemkot Bengkulu Ikuti Pembinaan Statistik Sektoral
Selasa 30-06-2026,14:21 WIB
Dinkes Mukomuko Desak Evaluasi Total Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan
Selasa 30-06-2026,14:19 WIB