BENGKULU, BE - Kendati telah menetapkan tujuh orang terpidana kasus multiyears di Kabupaten Seluma, namun tak berarti kasus tersebut bakal berhenti. Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) RI diminta untuk menuntaskan kasus tersebut hingga setuntas-tuntasnya. Hal ini disampaikan langsung oleh salah satu terpidana kasus tersebut, Mantan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Seluma 2009-2014, Ir H Muclis Tohir, usai menghadiri pesta perkawinan putra keduanya Riki Armando, di rumahnya berlokasi di Jalan Gandaria 3, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Minggu (4/1) kemarin. Dalam kesempatan ini, ia menilai pihak KPK tidak menindaklanjuti kasus tersebut hingga tuntas. \"Saya juga akan menyampaikan pesan kawan (terpidana lainnya.red), nampaknya kasus ini tidak ada kelanjutan. Seolah kami hanya menjadi korban politik orang yang menggunkan kekuatan KPK, bukan murni pembrantasan korupsi,\" sampainya. Menurut Muclis, ia mengakui kesalahannya dan terlibat dalam kasus tersebut sebab telah menerima uang gratifikasi. Ia pun telah mengikhlaskan hukuman yang telah diberikan. Hanya saja, ia menilai masih ada orang yang memiliki peranan penting/dalang dalam kasus dugaan gratifikasi (suap) tersebut namun seolah tak tersentuh oleh tangan KPK. \"Dalam kasus ini ada biang keladinya/inisiatornya, saat ini mereka seolah seolah cuci tangan dan menjadi pahlawan. Kami berharap kasus ini terus dilanjutkan, siapa yang bersalah maka tetapkan bersalah,\" tandasnya. Sementara itu, ketika disinggung siapa dalang/inisator kasus tersebut, Muklis menolak untuk membeberkannya dan meminta agar melemparkan pertanyaan tersebut kepada mantan Bupati Seluma, Murman Effendi. \"Siapa saja orangnya tanya pak Murman, hampir tiap hari dia mendatangi Murman dan minta duit,\" celetuhnya. Ditambahkannya, pengusutan kasus yang dinilai mandek dan tak ada tindak lanjut ini telah mengundang keprihatinan sebagian warga Seluma. Dimana dari sebanyak 27 orang anggota DPRD seluma periode 2009-2014 yang terindikasi menerima suap, hanya 4 orang yang telah ditetapkan bersalah (3 unsur pimpinan dan 1 anggota). Melihat kenyataan ini, warga meminta agar KPK RI kembali mengusut kasus tersebut. \"Melihat kasus ini, masyarakat seluma telah mengirimkan surat ke KPK RI, 20 Mei 2014 lalu, yang berisikan 600 tanda tangan. Intinya, masyarakat memintak KPK untuk memproses dan melanjutkan penuntasan kasus suap tersebut terhadap 23 anggota DPRD Seluma 2009-2014 yang saat ini belum ada tindakan dan penegasannya. Sehingga tidak menimbulkan kesan bahwa KPK RI tidak tebang pilih dalam pembrantasa korupsi,\" imbuhnya. Untuk diketahui, dalam pengusutan kasus dugaan gratifikasi proyek multi years seluma senilai Rp 381,5 miliar ini, KPK telah menetapkan 7 orang terpidana, diantaranya Mantan Bupati Seluma Murman Effendi, Mantan Kadis PU Seluma Erwin Paman, Direktur Operasional PT Pungguk Sakti Permai (PSP) Ali Amra, Mantan Ketua DPRD Seluma Zaryana Rait SE, Waka 1 DPRD Seluma Jhonaidi Syahri SSos MM, Waka II DPRD Seluma Ir Muckhlis Tohir serta anggota DPRD Seluma Pirin Wibisoni.(135)
KPK Diminta Tak Berhenti Garap Kasus Suap Multiyears
Senin 05-01-2015,12:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 12-04-2026,12:29 WIB
DPD RI Soroti Disharmonisasi Regulasi Koperasi, Dorong Penguatan Perda di Daerah
Minggu 12-04-2026,11:50 WIB
Gubernur Helmi Soroti Kinerja OPD, Minta Disiplin dan Pelayanan Prima ke Masyarakat
Minggu 12-04-2026,20:34 WIB
Tim Satgas Damai Cartenz Polres Pegunungan Bintang dan TNI Temukan Ladang Ganja dalam Patroli Taktis
Minggu 12-04-2026,15:38 WIB
Meriah! 480 Peserta Ramaikan Lomba Burung Walikota Cup di HUT ke-307 Kota Bengkulu
Minggu 12-04-2026,15:41 WIB
Pasar di Kota Bengkulu Kembali Semrawut, Wali Kota Siapkan Langkah Tegas
Terkini
Minggu 12-04-2026,23:31 WIB
Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Salurkan 50 Meja Portable di Belungguk Point
Minggu 12-04-2026,20:41 WIB
Ditengah Tekanan Geopolitik Global, Ekonomi Bengkulu Diprediksi Terus Tumbuh
Minggu 12-04-2026,20:34 WIB
Tim Satgas Damai Cartenz Polres Pegunungan Bintang dan TNI Temukan Ladang Ganja dalam Patroli Taktis
Minggu 12-04-2026,20:31 WIB
Gerai Koperasi Desa Terus Bertambah
Minggu 12-04-2026,20:28 WIB