BENGKULU, BE - Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah harus bergerak cepat untuk mendapatkan partai tambahannya, karena PDIP yang sudah resmi ia sunting belum bisa mengusungkan satu calon gubernur. Hal ini dikarenakan PDIP memiliki anggota dewan di DPRD Provinsi Bengkulu hanya 7 orang, sedangkan syarat minimalnya 9 orang. Pengurus DPD PDIP sendiri meminta masing-masing kandidat untuk mencari tambahan partai agar memenuhi syarat. Untuk menambah partai tersebut, Junaidi mengaku ia sudah menjalin komunikasi dengan Partai Amanat Nasional (PAN) yang memiliki 5 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu. \"Saya sudah melakukan penjajakan atau berkomunikasi dengan PAN untuk bersama-sama dengan PDIP mengusung saya,\" kata Junaidi. Ia optimis mendapatkan dukungan dari PAN, karena mengaku selama ini memiliki hubungan baik dan PAN bahkan saat mencalonkan diri pada Pilgub bersama Agusrin M Najamudin 2010 lalu, ia juga diusung oleh PAN. \"Kita akan berkomunikasi lagi dengan pengurus DPW dan DPP-nya, mudah-mudahan bisa,\" tukasnya. Sementara itu, Wakil Ketua I Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Bengkulu, Abdul Goni SE mengaku sejauh ini semua bakal calon sudah menjalin komunikasi baik dengan pihaknya. Hanya saja belum ada yang menyampaikan berkas pendaftaran, karena hingga saat ini PAN sendiri belum membuka pendaftaran Calon Gubernur. \"Semua calon berkomunikasi dengan kita (pengurus DPW PAN, red) dan semua balon pun memiliki peluang yang sama untuk kita usung,\" ungkapnya. Diakuinya, PAN sendiri tidak mudah untuk melabuhkan pilihan pada kandidat tertentu, karena ada serangkaian proses yang harus diikuti, yakni dimulai dari survei hingga ke fit and proper test. \"Kita tidak memandang siapa orangnya. Yang kita lihat nanti adalah elektabilitas dan popularitas balon saat disurvei. Kami juga tidak akan membatasi pendaftaran hanya untuk balon tertentu saja, melainkan kami memberikan kesempatan kepada siapapun yang ingin menggunakan perahu kami,\" jelasnya. Disinggung mengenai keputusan pimpinan PAN yang sudah berkoalisi dengan Demokrat yang dinamai Koalisi Biru, Abdul Goni mengaku koalisi tersebut belum bisa dikatakan final sehingga tidak menutup kemungkinan akan berkoalisi dengan partai lain. \"Yang jelas sekarang kami menunggu hasil pembahasan Perppu Pilkada oleh DPR RI terlebih dahulu. Jika hasilnya sudah ada, maka kami akan membuka pendaftaran,\" ujarnya. Ditanya mengenai kesiapannya berkoalisi dengan PDIP untuk mengusung Junaidi, Abdul Goni mengaku koalisi baru bisa saja terjadi bila ada kesepahaman antara kedua partai untuk mengusung calon tertentu. Terlebih ia mengaku selama ini hubungan PAN dengan PDIP, khususnya di Bengkulu selalu damai dan rukun. \"Kalau untuk menjalin koalisi itu dibutuhkan pembahasan lebih lanjut, yang jelas selama ini kita baik-baik saja dengan PDIP bahkan di DPRD provinsi dan di kabupaten/kota kita selalu bersama-sama menyuarakan kepentingan rakyat,\" pungkasnya.(400)
Junaidi Dekati PAN
Senin 05-01-2015,11:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 18-09-2026,11:13 WIB
Layar 120 Hz di HP Rp1 Jutaan? Itel A200 Bisa Jadi Pilihan
Jumat 18-09-2026,11:01 WIB
Sekolah Rakyat Bakal Dibina 1.289 Kadet Unhan, Disiplin Siswa Jadi Misi Utama
Jumat 18-09-2026,10:47 WIB
94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal, DPR Minta Pemerintah Segera Audit Pengungsian
Jumat 18-09-2026,10:53 WIB
Hari Jumat Tiba, Jangan Lewatkan 4 Amalan Ini dari Salawat hingga Doa
Jumat 18-09-2026,14:41 WIB
Perjalanan Terakhir Melvi, Relawan MBG yang Tak Pernah Sampai ke Tempat Kerja
Terkini
Jumat 18-09-2026,16:43 WIB
Tak Hanya Perkara Pidana, Hak Melvi sebagai Relawan MBG Juga Dikawal Kuasa Hukum
Jumat 18-09-2026,15:30 WIB
Pemkot Bengkulu Rancang Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal, 67 Kelurahan Bakal Punya Produk Unggulan
Jumat 18-09-2026,15:16 WIB
Wali Kota Bengkulu Dorong Pengelolaan Sampah Organik Jadi Maggot di Setiap Kelurahan
Jumat 18-09-2026,15:14 WIB
10 Tahun Menanti, Jalan Tanggul Rawa Makmur-Bentiring Akhirnya Diaspal Hotmix
Jumat 18-09-2026,14:41 WIB