MUKOMUKO, BE – Pemkab Mukomuko, siap memfasilitasi warga dari Sumatera Barat (Sumbar), yang akan membuat administrasi kepemilikan tanah. Seperti pembuatan SKT hingga sertifikat. Namun, hal tersebut setelah adanya SK penetapan batas antar provinsi yang dikeluarkan Mendagri. “ Kita siap memfasilitasi. Ini setelah SK penetapan batasnya sudah selesai,” demikian Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setdakab Mukomuko, Syafriadi ketika dikonfirmasi Bengkulu Ekspress. Hingga kemarin, pihaknya belum mendapatkan informasi terbaru terkait SK tersebut. Pun dengan tim dari pusat yang akan turun ke lokasi juga belum ada kepastian. Tujuannya untuk mengecek tapal batas antara Kabupaten Mukomuko, Bengkulu dengan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar yang terakhir. Kendati demikian, kata Syafriadi, selain pihaknya akan menanyakan lebih lanjut. Masyarakat yang punya lahan dilokasi batas itu dipersilakan mengolah kebunnya. Seperti tanaman sawit sudah ada yang siap dipanen. “Sebenarnya tapal batas ini sudah selesai. Tinggal menunggu SK penetapan yang harus ditandatangani Mendagri. Selanjutnya diperbolehkan untuk menerbitkan hak kepemilikan,” katanya. Sebagaimana diketahui berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak antara Provinsi Bengkulu dengan Sumatera Barat. Batas keduanya berada pada Dopler 1829 di Sungai Serik dan titik Dopler 1831. Dari titik Dopler 1830 di Bukit Mentago, menuju titik Dopler 1829 di Sungai Serik sampai Muara Sungai Semeluk dengan titik Dopler 1831 sebagai titik ikat. ”Batas yang selama ini saling klaim. Sudah dipastikan masuk ke wilayah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Tinggal SK penetapan dari Mendagri. Bagi warga luar Kabupaten Mukomuko, yang mempunyai tanah dilokasi tersebut hanya tinggal melakukan pengurusan administrasi diwilayah Pemkab Mukomuko, dan tidak menghilangkan atau menghapus hak warga yang bersangkutan,” ujarnya. (900)
Siap Fasilitasi Warga Sumbar
Senin 15-12-2014,19:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 29-10-2026,11:45 WIB
Tragedi Kereta Cepat di Spanyol: 68 Orang Tewas, Ratusan Lainnya Terluka
Kamis 29-10-2026,11:23 WIB
Setahun Sekolah Rakyat, 44 Ribu Anak Nikmati Pendidikan Gratis, Gus Ipul Terharu
Kamis 29-10-2026,11:12 WIB
6 Pantangan Weton Jumat Kliwon Menurut Primbon Jawa, Ini 4 Hari yang Dipercaya Naas
Kamis 29-10-2026,10:36 WIB
Mengenal Harm Reduction, Pendekatan Pemulihan Adiksi Tanpa Harus Berhenti Total
Kamis 29-10-2026,11:07 WIB
dr. Zaidul Akbar Ungkap 3 Makanan Pemicu Perut Buncit, Kolesterol Tinggi dan Asam Urat
Terkini
Kamis 29-10-2026,14:29 WIB
Syamsu Ihwan Tolak Bimtek DPRD, Pilih Kedepankan Efisiensi Anggaran
Kamis 29-10-2026,11:45 WIB
Tragedi Kereta Cepat di Spanyol: 68 Orang Tewas, Ratusan Lainnya Terluka
Kamis 29-10-2026,11:23 WIB
Setahun Sekolah Rakyat, 44 Ribu Anak Nikmati Pendidikan Gratis, Gus Ipul Terharu
Kamis 29-10-2026,11:17 WIB
Honor Guru Pesantren di Bawah Rp500 Ribu, Ditjen Pesantren Diharapkan Jadi Solusi
Kamis 29-10-2026,11:12 WIB