TUBEI,BE - Adanya keluhan para petani mengani banyaknya kelompok tani abal-abal membuat Anggota DPRD Lebong berkomentar. Seperti yang disampaikan Ketua Komisi III DPRD Lebong A Bursani SSos, bahwa pendataan jumlah dan keberadaan kelompok tani yang ada di Kabupaten Lebong harus lebih akurat. Kelompok tani yang terdatapun haruslah kelompok tani yang permanen. Bukan kelompok tani yang muncul dan dibentuk saat ada bantuan dari pemerintah daerah, provinsi maupun pusat saja, agar realisasi bantuan kedepan tidak menjadi sia-sia dan tidak termanfaat dengan baik. \"Pemerintah daerah juga harus menekankan kepada dinas instansi terkait untuk bisa berkoordinasi, Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan, BP4K, Kepala Pertanian Kecamatan (KPK), termasuk PPL yang ada di wilayah kecamatan dan desa masing-masing. Sehingga saat merealisasikan bantuan kepada kelompok tani yang ada benar-benar tepat sasaran,\" kata Bursani. Selain itu, lanjutnya, sebelum merealisasikan bantuan, dinas terkait juga diharapkan terlebih dahulu memberikan sosialisasi maupun pelatihan dengan turun kelapangan. Sehingga bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan potensi dan kebutuhan kelompok tani. Kelompok tani dan anggotanya juga bisa paham dan tahun bagaimana memanfaat bantuan yang mereka dapatkan dari pemerintah. \"Jadi bantuan yang diberikan benar-benar bisa dimanfaatkan dan sesuai potensi masing-masing kelompok tani. Pemerintah juga lebih mudah melakukan pengawasan kalau kelompok tani tersebut benar-benar dibina dan permanen, jangan selalu terkesan bantuan hanya sebatas proyek dan jadi alat politik saja,\" lanjut Bursa. Terkadang, yang lebih ironisnya lagi, KPK maupun PPL yang ada sering tidak mengetahui kalau kelompok tani di wilayah mereka mendapatkan bantuan dari pemerintah. Ini akibat dari kurangnya koordinasi antar komponen di sektor pertanian, sehingga mereka yang dilapangan sering jadi sasaran protes masyarakat. \"Kedepan kita tidak ingin anggaran yang sudah dikeluarkan jadi sia-sia. Bahkan hasilnya tidak terarah dan tidak memberikan kontribusi kepada kesejahteraan petani di Kabupaten Lebong,\" pungkasnya.(777)
Pendataan Kelompok Tani Harus Akurat
Selasa 09-12-2014,14:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,10:20 WIB
Dr Tirta Ungkap Cara Naikkan Berat Badan Sehat, Ternyata Bukan Sekadar Banyak Makan
Kamis 08-10-2026,10:04 WIB
Tak Banyak yang Tahu, Plasma Darah Ternyata Jadi Bahan Baku Obat Hemofilia
Kamis 08-10-2026,09:58 WIB
Kasus Pencabulan Anak 5 Tahun Berujung Vonis Bebas, Ibu Korban Pertanyakan Keadilan
Kamis 08-10-2026,09:49 WIB
IHSG Terjun ke 6.146, Lonjakan Harga Minyak Jadi Pemicu
Kamis 08-10-2026,10:34 WIB
S1 Jurnalistik FISIP UNIB Gelar Seminar Nasional, Bahas Masa Depan Jurnalisme di Era AI
Terkini
Kamis 08-10-2026,15:23 WIB
Wali Kota Dedy Wahyudi Minta Pegawai Perumda Tirta Hidayah Solid dan Hindari Utang Berlebihan
Kamis 08-10-2026,15:19 WIB
Kinerja 1.875 PPPK Paruh Waktu Mukomuko Dievaluasi, Hasilnya Jadi Dasar Perpanjangan Masa Kerja
Kamis 08-10-2026,15:03 WIB
Dua Lahan Eks-HGU dan Satu Kawasan Hutan Dibahas dalam Rapat Reforma Agraria Mukomuko
Kamis 08-10-2026,13:50 WIB
Baru 38 Persen Jukir Perpanjang SPT, Bapenda Kota Bengkulu Beri Tenggat hingga 10 Oktober
Kamis 08-10-2026,13:15 WIB