AIR NIPIS, BE – Warga Desa Pino Baru, Air Nipis, Bengkulu Selatan (BS) saat ini resah. Pasalnya jembatan belly yang merupakan satu-satunya akses menuju tempat usaha pertanian warga rusak. Akibatnya tidak hanya warga terkendala untuk mengangkut hasil pertanian, kendaraan khususnya roda empat pun tidak bisa menuju desa tetangga, yakni Desa Air Nipis. Sebab saat ini lantai jembatan itu sudah lapuk. “ Lantai jembatan Belly itu sudah banyak yang patah, motor saja mau mau lewat harus ekstra waspada, kalau mobil sudah tidak bisa lagi melintas,” keluh Kepala Desa Pino Baru, Wilpianto SH kemarin. Padahal sambung Wilpianto, jembatan belly yang melintas di Sungai Kungkilan itu lebarnya 6 meter dengan panjang 12 meter, dibangun beberapa tahun lalu. Kemudian dua tahun lalu lantai jembatannya rusak dan wargapun bergotong royong memperbaikinya. Namun beberapa bulan lalu lantai jembatan itu pun sebagain sudah patah. Dengan rusaknya lantai jembatan ini, hasil panen warga berupa sawit, kopi, karet dan juga padi sawah hanya diangkut menggunakan sepeda motor. Padahal jika lantai jembatan bagus, hasil panen itu pun selalu diangkut menggunakan mobil. “ Kami sangat berharap pemda dapat segera memperbaiki lantai jembatan itu sehingga hasil panen bisa diangkut dengan mobil kembali,” harap Wilpianto. (369)
Jembatan Lapuk, Warga Terancam Terisolir
Jumat 14-11-2014,19:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB
Tinjau Pembangunan TPS 3R di Harapan Makmur, Erna Sari Dewi Dorong Pengelolaan Sampah Jadi Sumber PADes
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB