CURUP, BE- Pelaksanaan Festival Muharram yang dilakukan Pemkab Rejang Lebong di lapangan Setia Negara dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk mencari rejeki. Salah satunya dengan menyediakan fasilitas parkir kendaraan untuk para pengunjung. Banyaknya parkir terlihat hampir setiap sudut kawasan di luar lapangan Setia Negara dijadikan tempat untuk parkir untuk mendapatkan Pendapatan. Namun sayangnya kondisi tersebut, seharusnya dimanfaatkan oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Rejang Lebong untuk meraih PAD. Hal tersebut dikarenakan puluhan parkir yang ada di sekitar lapangan Setia Negara dikelola oleh pribadi dan diduga tidak memberikan kontribusi pada kas daerah. Menurut kepala Dishubkominfo Kabupaten Rejang Lebong, Sunan Apriadi melalui Kabid Perhubungan, Amlianto, pihaknya hanya mengelola tiga titik parkir. \"Tiga titik lahan parkir yang dipihakketigakan Dishubkominfo tersebut yakni lahan parkir di kawasan gedung Dekranasda sampai kawasan kantor Telkom, dekat kawasan kantor Camat Curup dan depan SMP PGRI,\" jelas Amlianto. Selain di kawasan tersebut, Amlianto menyatakan parkir yang ada merupakan parkir ilegal. Sementara itu, sesuai dengan rapat perayaan 1 Muharam, kendaraan-kendaraan tidak diperbolehkan masuk ke dalam areal lapangan setia negara, terkecuiali kendaraan-kendaraan yang memiliki kepentingan dalam pelaksanaan perayaan 1 Muharamm. Pantauan di lapangan terutama pada malam hari, meski lapangan dijaga oleh sejumlah petugas, namun nampaknya masih banyak kendaraan-kendaraan yang tidak berkepentingan memasuki lapangan setia negara. Kebanyakan, kendaraan roda dua para pengunjung bazar dan penonton berbagai perlombaan bernuansa Islam di dalam lapangan yang seharusnya tidak diperbolehkan. Di sisi lain, Anggota DPRD Rejang Lebong, Wahono menyayangkan terkait pengelolaan parkir di kawasan lapangan Setia Negara tersebut. Menurut Wahono seharusnya kondisi tersebut bisa dimanfaatkan untuk menambah kas daerah. \"Untuk pengelolaan juga seharusnya jangan dipihak ketigakan, bahkan ada peraturan yang melarang memihak ketigakan masalah parkir tersebut. terlepas nanti ada honor untuk petugas parkir itu tidak terlalu menjadi maslah yang terpenting semuanya masuk ke kas negara,\" jelas politisi Golkar tersebut. (251)
Parkir Ilegal di Setia Negara
Kamis 30-10-2014,11:33 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 27-08-2026,12:01 WIB
Syarifudin Dilantik Jadi Sekda Definif Kabupaten Lebong
Kamis 27-08-2026,09:41 WIB
Gerakan Cegah Penularan Tuberkulosis dan Penanggulangan TBC melalui Edukasi pada Ibu Hamil dan Ibu Balita
Kamis 27-08-2026,16:52 WIB
28 Ribu Warga Bengkulu Nikmati BPJS Gratis, Pemkot Perkuat Jaminan Kesehatan
Kamis 27-08-2026,12:22 WIB
Sering Berkeringat Berlebihan? Ini Fakta Hyperhidrosis yang Perlu Diketahui
Kamis 27-08-2026,13:49 WIB
Didukung 53 Personel, Damkar Mukomuko Masih Terkendala Armada dan Pos
Terkini
Kamis 27-08-2026,16:53 WIB
Pemkot Bengkulu Perkuat Komitmen Menuju Zero Stunting
Kamis 27-08-2026,16:52 WIB
28 Ribu Warga Bengkulu Nikmati BPJS Gratis, Pemkot Perkuat Jaminan Kesehatan
Kamis 27-08-2026,16:41 WIB
Alur Pulau Baai 6,5 Meter LWS, Dua Kapal Bawa 7.500 Ton Pertalite Lancar Bersandar
Kamis 27-08-2026,16:27 WIB
Saksi Bongkar Fee 18–20 Persen Proyek dari PT CMC di Rejang Lebong
Kamis 27-08-2026,16:22 WIB