BENGKULU, BE - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kraetif (Disparekraf) Kota Bengkulu bersama Yayasan Asyura Tabot Bencoolen menemui kata sepakat. Telah ditetapkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan disetorkan oleh Yayasan Asyura Tabot Bencoolen sebagai Event Organizer Pasar Rakyat dalam festival tahunan ini adalah sebesar Rp 205 juta. \"Kita menghitung potensi sewa lapak pada tabot tahun ini meningkat. Makanya kita tetapkan PAD-nya lebih besar dari tahun lalu dari Rp 165 juta menjadi Rp 205 juta,\" kata Kepala Disparekraf Kota Bengkulu, Drs H Bujang HR MM, kemarin. Tahun ini pula, Bujang menjelaskan, Yayasan Asyura Tabot Bencoolen akan menjadi satu-satunya pihak yang mengelola pasar rakyat selama festival tabot berlangsung. Setiap pedagang yang ingin menyewa lapak dipersilahkan untuk menghungi yayasan tersebut. \"Semua titik yang diusulkan oleh Yayasan Asyura kami terima. Titik lapaknya berada di di bagian Timur view tower dan sepanjang Tugu Thomas hingga China Town. Namun di sepanjang Tugu Thomas hingga China Town hanya sisi barat jalan yang akan menjadi tempat digelarnya lapak-lapak pedagang,\" sampainya. Meski demikian, lanjut Bujang, instansinya memberikan kepastian bahwa penataan lapak para pedagang tahun ini akan lebih menarik ketimbang tahun-tahun yang lalu. Agar tidak menganggu lalu lintas, sepanjang Jalan Ahmad Yani dari Bank Bengkulu hingga ke Polres Bengkulu akan disterilkan dari lapak pedagang. Sebelumnya, Yayasan Asyura Tabot Bencoolen telah merancang akan mendirikan sebanyak 140 tenda selama festival tabot berlangsung. Seluruh tenda tersebut akan dipusatkan di Lapangan Merdeka atau sisi timur View Tower dan di Jalan A Yani khususnya dari Tugu Thomas Parr hingga Gerbang China Town. \"Tenda di dalam kami sewakan Rp 4 juta, untuk di luar Rp 5 juta. Sedangkan untuk tenda kerucut yang berukuran paling besar Rp 8 juta,\" kata Ketua Umum Yayasan Asyura Tabot Bencoolen, Drs Ali Arifin. Pelaksanaan Festival Tabot 2014 direncanakan mulai pada 25 Oktober, yakni bertepatan dengan 1 Muharam 1436 Hijriah dan akan digelar selama 10 hari sampai tanggal 10 Muharam. (009)
PAD Lapak Tabot Naik Rp 205 Juta
Sabtu 18-10-2014,10:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 07-10-2026,12:59 WIB
Si Cerdas, Aplikasi CSR Pemkab Mukomuko untuk Transparansi
Rabu 07-10-2026,13:45 WIB
Injury Time Boleh Panjang di GBK, Tapi Sengketa Pemilu 2029 Jangan Sampai Ikut Panjang
Rabu 07-10-2026,12:29 WIB
Dugaan Penganiayaan Hafidz Dilaporkan BEM UI ke Polda Metro Jaya
Rabu 07-10-2026,12:55 WIB
Mukomuko Proyeksikan PAD Rp80 Miliar, Dana Transfer Pusat Capai Rp686 Miliar
Rabu 07-10-2026,13:51 WIB
Wali Kota Dedy Wahyudi Cek Proyek Drainase di Jitra, Minta PKL Tak Berjualan di Area yang Dibangun
Terkini
Rabu 07-10-2026,16:56 WIB
Dasco Respons Putusan MK soal Ijazah Gibran: Belum Pelajari Lebih Lanjut
Rabu 07-10-2026,16:51 WIB
Liverpool Mulai Dekati Mbappe, Transfer ke Anfield Bisa Tembus Rp5 Triliun
Rabu 07-10-2026,16:38 WIB
Gibran Respons Putusan MK soal Ijazah: Kalau Nggak Lulus, Mana Mungkin Kuliah di Singapura
Rabu 07-10-2026,16:28 WIB
Garuda Juara, Jay Idzes Kirim Pesan Tegas: Ini Baru Awal Perjuangan!
Rabu 07-10-2026,15:49 WIB