KEPAHIANG, BE - Kabut asap kiriman yang terjadi di wilayah Kabupaten Kepahiang mulai berkurang sejak kemarin (16/10). Itu setelah turun hujan selama 3 jam, Rabu (15/10) lalu. Pantauan BE, aktivitas warga di Kepahiang sudah berjalan normal seperti biasanya. Kebanyakan warga juga sudah banyak yang tidak memakai masker lagi dalam melakukan aktifitas, baik di kantor dan di jalan raya. \"Walaupun kabut asap sudah mulai berkurang sejak hari ini (kemarin,red), kami tetap menghimbau agar setiap pengendara tetap menghidupkan lampu kendaraanya. Tetap berhati-hati dan terpenting selalu menaati rambu lalu lintas,\" ujar Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno SSos MH melalui Kabag OPS AKP Rudy S, kemarin. Dikatakannya, pihaknya juga mengharapkan agar seluruh petani dan masyarakat Kepahiang tidak melakukan pembakaran dalam memulai musim tanam yang saat ini tengah berlangsung di Kepahiang. \"Kami juga menghimbau agar para petani dan masyarakat Kepahiang tidak membakar lahanya untuk memulai musim tanam. Ini untuk mengurangi terjadinya kabut asap,\" jelasnya. Sementara itu, Plt Kepala Dinkes Kepahiang H Asli Samin MKes mengatakan, walaupun kabut asap sudah mulai berkurang, namun kualitas udara masih dalam kategori tidak sehat atau membahayakan kesehatan. Indikasinya dari udara yang dirasakan warga yang beraktifitas di luar ruangan. \"Walaupun kabut asap sudah berkurang, status udara saat ini sudah dalam kondisi tidak sehat, makanya kami mengimbau warga yang akan beraktifitas di luar agar memakai masker,\" ujarnya. Menurutnya, beberapa keluhan yang dirasakan masyarakat akibat kabut asap yang terjadi di Kepahiang seperti mata terasa pedih usai berkendara atau beraktifitas di luar ruangan, sakit tenggorokan dan suara serak. \"Ini menunjukkan kondisi sudah terserang Inspeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA). Sampai dengan saat ini Dinkes belum menerima data penderita ISPA dari Puskemas karena datanya akan diberikan setiap akhir bulan dan pertriwulan,\" jelasnya. Terpisah, Plt Direktur RSUD Kepahiang H Tajri Fauzan SKm MSi menyampaikan terkait dengan marak terjadinya kabut asap di Kepahiang saat ini. Pihaknya bersama dengan pihak Dinkes menggelar pemberian kesehatan masyarakat secara komprehensif. Dimana pihak Puskesmas memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan tenaga kesehatan dari dokter RSUD Kepahiang. \"Pada Kamis siang tadi (kemarin,red) kita mengadakan kegiatan pelayanan kesehatan secara komprehensif kepada masyarakat Kabawetan. Dari RSUD kita turunkan langsung tenaga dokter yang ada untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,\" tandasnya.(505)
Kualitas Udara Masih Membahayakan
Jumat 17-10-2014,16:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 24-09-2026,10:46 WIB
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: China Masih Kokoh di Puncak, Indonesia Peringkat 23
Kamis 24-09-2026,10:41 WIB
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal dan Tema Hari Santri Nasional 2026
Kamis 24-09-2026,15:09 WIB
Kamar Lebih Sejuk, Ini Tips Memilih Air Cooler yang Tepat untuk Rumah
Kamis 24-09-2026,13:47 WIB
Sengketa Lahan Kantor Golkar Kota Bengkulu Masuk Meja Hijau, Kedua Pihak Siap Hadapi Proses Hukum
Kamis 24-09-2026,14:38 WIB
Kabag Kesekretariatan RSKJ Soeprapto Bengkulu Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Rekrutmen Non-ASN
Terkini
Jumat 25-09-2026,10:19 WIB
Sering Dianggap Bawa Sial, Begini Sebenarnya Hukum Menabrak Kucing dalam Islam
Jumat 25-09-2026,10:12 WIB
Apakah Bepergian Saat Hari Jumat Membatalkan Kewajiban Salat Jumat? Ini Penjelasan Lengkapnya
Jumat 25-09-2026,10:08 WIB
5 Parfum Pria dengan Aroma Memikat, Nomor 3 Bikin Susah Move On!
Jumat 25-09-2026,10:00 WIB
Misteri ‘Jeroan’ Hunian Mewah di Lapas Cibinong Terbongkar, De Jure Soroti Dugaan Korupsi
Jumat 25-09-2026,09:55 WIB