BINTUHAN,BE - Untuk memastikan daging hewan kurban yang dipotong aman dikonsumsi, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kaur, pada hari H Idul Adha akan menurunkan tim pemeriksa kesehatan. Tim ini akan memeriksa ulang kesehatan hewan kurban pasca disembelih. \"Pemerikasaan kesehatan hewan kurban pasca disembelih itu disebut dengan istilah pemeriksaan Post Mortem atau pemeriksaan setelah kematian. Pemeriksaan itu kami lakukan terhadap daging dan bagian-bagiannya dari hewan kurban yang telah disembelih,” kata Kepala Dinas Pertanian Kaur Ir Defrial MAP. Dikatakanya, pemeriksaan kesehatan khusus terhadap calon hewan kurban di kabupaten Kaur sudah dilakukan sejak tanggal 28 September lalu. “Pemeriksaan hewan kurban itu tidak hanya kami lakukan terhadap hewan yang ada di pasar atau di lapak yang dijual secara dadakan oleh pedagang hewan kurban, tetapi juga terhadap berbagai jenis hewan kurban di sejumlah kandang peternak,\" terangnya. Setiap hewan kurban yang telah diperiksa dan dinilai sehat serta layak untuk dikurban oleh tim itu bakal diberi kalung pin sebagai tanda hewan tersebut sehat dan terigistrasi oleh Dinas Peternakan tersebut. Pemeriksaan Ante Mortem dan Post Mortem tersebut, lebih difokuskan untuk mengetahui pasti ada tidaknya jenis penyakit atau virus penyakit hewan yang bisa menular dan membahayakan terhadap manusia. \"Dari hasil pemeriksaan Ante Mortem yang telah kami lakukan sejak beberapa hari lalu terhadap sekitar 100 ekor hewan,, seluruhnya dalam kondisi sehat dan layak dijadikan hewan kurban,” ujarnya. Ditambahkanya, terkait rencana pemeriksaan post mortem pada hari H Idul Adha, kegiatan itu tidak dilakukan secara menyeluruh terhadap setiap hewan kurban. Nanti akan dilakukan secara acak di sejumlah tempat kegiatan penyembelihan hewan kurban. Kemenag Kurban 3 Sapi Pada hari raya Idul Adha 1435 H, Kantor Kementerian Agama Kaur memotong hewan korban sebanyak 3 ekor sapi. Selanjutnya daging korban itu dibagikan kepada warga yang ada di sekitar kota Bintuhan. “Insyallah pada Idul Adha tahun ini kita memotong hewan korban sebanyak tiga ekor Sapi,” kata Kepala Kemenag Kaur H. Arsan Suryani SAg pada BE kemarin. Arsan mengatakan, memotong hewan kurban menjadi kegiatan rutin tahunan Kemenag. Dana untuk membeli sapi diperoleh dari iuran seluruh pegawai di Kemenag. Saat ditanya mengenail jumlah hewan kurban yang akan dipotong masyarakat Kaur pada hari raya haji ini, Arsan mengaku belum memiliki data final. Karena hingga saat ini pendataan masih terus dilakukan. \"Belum final datanya, tapi kurang lebih baru puluhan ekor yang terdata,\" katanya. Ditambahkan Arsan, untuk mengetahui berapa jumlah hewan kurban, Kemenag tidak diam di tempat, melainkan turun langsung ke lapangan. Kemungkinan datanya lengkap beberapa hari menjelang hari raya. Karena, katanya, masih banyak yang belum menyampaikan jumlah hewan kurban yang akan dilakukan tahun ini.(618)
Hewan Kurban Diperiksa Ulang
Sabtu 04-10-2014,20:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 18-04-2026,17:50 WIB
Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu Makin Mudah, Ini Cara Praktis Lewat BRImo
Sabtu 18-04-2026,15:38 WIB
Egrek Sentuh Kabel PLN, Pemuda di Seluma Meninggal di TKP
Sabtu 18-04-2026,15:18 WIB
Bank Bengkulu Bawa Event Nasional ke Daerah, Undian Simpeda Agustus 2026 Digelar di Bengkulu
Sabtu 18-04-2026,14:20 WIB
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Anggota DPRD Kota Bengkulu Terus Bergulir, Muncul Fakta Baru
Sabtu 18-04-2026,15:47 WIB
Bengkulu di Ring of Fire, Masyarakat Didorong Mandiri Hadapi Bencana
Terkini
Sabtu 18-04-2026,17:56 WIB
Rahasia Hidup Bahagia, Mulai dari Bersyukur hingga Jaga Kesehatan Mental
Sabtu 18-04-2026,17:50 WIB
Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu Makin Mudah, Ini Cara Praktis Lewat BRImo
Sabtu 18-04-2026,17:38 WIB
Ciptakan Suasana Kerja Nyaman, Ini Strategi Tingkatkan Produktivitas Karyawan
Sabtu 18-04-2026,16:41 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Komunitas Drone dan Fotografi Ramaikan Karnaval Batik Besurek 2026
Sabtu 18-04-2026,15:47 WIB