SELUAS 20-an hektar sawah di Desa Air Sempiang Kecamatan Kabawetan, Kepahiang terancam kekeringan. Penyebabnya, debit Sungai Sempiang yang menjadi sumber air lahan pangan itu mengalami penyusutan hingga 40 persen lebih. \"Kami sebenarnya sudah buat saluran irigasi, hanya saja penyusutan air sungai ini sudah terjadi sejak beberapa bulan yang lalu. Sehingga kondisi ini mengancam lahan usaha padi sawah warga desa kami,\" ujar Kades Air Sempiang, Tugianto kemarin. Menurutnya, atas kondisi ini pihaknya mengharapkan ada solusi dari Pemkab Kepahiang untuk program penambahan pembangunan saluran irigasi didesanya. \"Harapan kami pihak PU bisa mendirikan kembali saluran irigasi didesa kami sehingga begitu debit air sungai kering, sawah warga tetap bisa teraliri air,\" terangnya. (505)
Sawah Terancam Kering
Jumat 26-09-2014,15:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,21:12 WIB
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 21 Maret 2026
Kamis 19-03-2026,19:10 WIB
Antisipasi Lonjakan Pasokan LPG Ditambah 7.840 Tabung
Kamis 19-03-2026,19:26 WIB
Jelang Idulfitri, Kapolres Bengkulu Utara Beserta DANDIM 0423 Gelar Patroli
Kamis 19-03-2026,19:19 WIB
Trafik JTTS Naik 109 Persen, Hutama Karya Catat Lonjakan Kendaraan Saat Mudik Lebaran 2026
Kamis 19-03-2026,19:01 WIB
Kapolres Rejang Lebong Pantau Arus Mudik dan Objek Wisata, Lalu Lintas Masih Lancar
Terkini
Jumat 20-03-2026,16:12 WIB
21 Masjid Gelar Salat Id Lebih Awal di Bengkulu Selatan
Jumat 20-03-2026,15:51 WIB
Ribuan Warga Muhammadiyah Rejang Lebong Gelar Shalat Idul Fitri di Lima Lokasi
Jumat 20-03-2026,15:44 WIB
Mudik Nyaman Bersama Honda, Ribuan Konsumen Setia Berangkat Pulang Kampung
Jumat 20-03-2026,15:40 WIB
Polda Bengkulu Siap Gelar Operasi Ketupat Nala 2026, Fokus Amankan Arus Mudik hingga Kawasan Rawan
Jumat 20-03-2026,09:17 WIB