BENGKULU, BE- Seorang pencari kerja berijazah S1 Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah, Deni Kurniawan mengaku ditolak mendaftar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kepahiang. Panitia tes CPNS Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepahiang membuka formasi guru Bahasa Indonesia, bukan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah. \"Saya lulusan prodi Bahasa Indonesia Unib tidak bisa ikut tes di Kepahiang, karena di ijazahnya tertulis Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah. Saya ditolak petugas BKD kepagiang, \" ungkapnya. Denis mengaku tidak menduga berkas lamarannya akan ditolak. Karena ia sendiri diterima mendaftar secara online dengan nomor ijazah yang ia miliki itu. Atas persoalan tersebut, Denis mengaku, ia mencurigai ada ketidakberesan dalam penerimaan CPNS pada formasi Guru Bahasa Indonesia tersebut. \"Kalau seperti ini, artinya semua instansi penerima CPNS dimungkinakan ijazah yang dimilikinya tidak diterima,\" katanya. Panitia Verifikasi Berkas Pelamar CPNS Bidang Pendidikan BKD Kepahiang, Saparudin ketika dikorfirmasi membantah perihal tersebut. \"Kita selaku panitia membantah jika menolak lamaran dari lulusan PGSD Unib. Mungkin pelamar yang bersangkutan mengalami kesalahan dalam pendaftaran online, sehingga berkasnya belum lengkap dan termasuk dalam berkas pelamar yang dilakukan pending,\" katanya. Berkas Dipending Sementara itu, hingga kemarin sebanyak 24 berkas pendaftar CPNS Kepahiang terpaksa tidak diterima oleh pihak panitia dan dilakukan penundaan (pending). Hal itu lantaran berkas pelamar tersebut mengalami kesalahan dalam pendaftaran dengan sistem on line. \"Begitu kita lakukan verifikasi ternyata ada kesalahan pengisian yang dilakukan pelamar sehingga sebanyak 24 berkas pelamar CPNS ini untuk sementara kita pending dahulu,\" ujar panitia verifikasi berkas pelamar CPNS bidang pendidikan Saparudin. Dikatakannya, rata-rata kesalahan para pelamar CPNS yang berkas lamaranya dipending lantaran kesalahan dalam pengisian kolom nomor ijazah dan nomor register. Sehingga walaupun diterima oleh sistem dalam pendaftaran, hanya saja saat dilakukan verifikasi oleh pihak panitia, berkas lamaran CPNS tersebut bisa sama saja dengan tidak memenuhi syarat. \"Rata-rata kesalahan masing-masing CPNS salah mengisi kolom no ijazah dan no register-nya. Saat ini ada sekitar 24 berkas pelamar dari 4 ribu lebih jumlah pelamar CPNS Kabupaten Kepahiang,\" terangnya. Menurutnya, bagi para pelamar CPNS yang berkas lamaranya dilakukan pending oleh pihak panitia diharapkan dapat bersabar terlebih dahulu. Hal ini lantaran pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepahiang tengah melakukan koordinasi dengan pihak Kemen PAN-RB terkait kesalahan pengisian nomor ijazah dan no register pendaftaran pelamar CPNS ini. \"Saat ini berkas lamaran CPNS ini bukan kita tolak melainkan kita pending dahulu, karena pihak BKD tengah berkoordinasi dengan pihak Kemen PAN-RB terkait masalah ini,\" jelasnya. (247/505)
Lulusan Unib Mengaku Ditolak
Kamis 25-09-2014,17:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,21:12 WIB
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 21 Maret 2026
Kamis 19-03-2026,19:10 WIB
Antisipasi Lonjakan Pasokan LPG Ditambah 7.840 Tabung
Kamis 19-03-2026,15:07 WIB
Wagub Bengkulu Tinjau SPBU, Pastikan Stok BBM Aman Jelang Idulfitri 1447 H
Kamis 19-03-2026,16:17 WIB
Mahasiswa Dibacok Saat Melintas di Binduriang, Polisi Buru Pelaku Curas Bersenjata Tajam
Kamis 19-03-2026,16:32 WIB
Sambut Libur Lebaran 2026, 6 Objek Wisata di Mukomuko Ajukan Izin Hiburan, Cagar Alam Dilarang
Terkini
Jumat 20-03-2026,09:17 WIB
Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Bengkulu Utara Digelar di 13 Lokasi
Kamis 19-03-2026,21:12 WIB
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 21 Maret 2026
Kamis 19-03-2026,19:26 WIB
Jelang Idulfitri, Kapolres Bengkulu Utara Beserta DANDIM 0423 Gelar Patroli
Kamis 19-03-2026,19:23 WIB
47 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, 1 Perwira Raih Bintang Tiga
Kamis 19-03-2026,19:19 WIB