BINTUHAN,BE- Lokasi wisata Mare Sekube Desa Ulak Pandan Kecamatan Nasal kini terancam abrasi. Lokasi wisata itu saat ini terus digrogoti oleh abrasi Muara Sungai Nasal. Bahkan aliran Sungai Kulik Kecil dan Besar kembali tembus ke sungai Nasal. Potensi kerusakan Mare Sekube semakin besar. “Kalau tidak segera diperhatikan pemerintah terkait, saya yakin wisata Mare Sekube itu mengalami abrasi.”ujar Nasrul (34), warga sekitar Kecamatan Nasal, kemarin. Sementara itu, Sekdes Ulak Pandan Johan Satri, membenarkan kondisi lokasi pantai sedang dikemas untuk wisata ini memang terancam. Pemerintahan desa terus memantau dan berupaya untuk menjaga lokasi ini supaya jangan sampai rusak. Selain lokasi ini merupakan aset desa. Untuk membuat hutan cemara bukanlah mudah. Memerlukan biaya yang waktu lama. “Jujur saja jika bukan karena program pemerintah. Saya yakin hutan cemara ini tidaklah ada seperti sekarang. Karena untuk biaya pembelian biti dan upah yang diperlukan. Kami masyarakat setempat belum mampu secara swadana,” jelasnya.(618)
Lokasi Wisata Terancam Abrasi
Senin 22-09-2014,20:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 13-10-2026,15:58 WIB
Pemkab Mukomuko Siapkan Usulan Rp9 Miliar untuk Gedung Metrologi Legal ke Kemendag
Selasa 13-10-2026,16:03 WIB
Pemkab Mukomuko Dukung PPPK Penuh Waktu, tetapi Minta Kejelasan Siapa yang Menanggung Gaji
Rabu 14-10-2026,09:47 WIB
Tak Perlu Kebun Luas, Ini Cara Menanam Tomat di Polybag dari Benih hingga Panen
Rabu 14-10-2026,10:11 WIB
Survei Celios: 75 Persen Masyarakat Stres Hadapi Kebijakan Pemerintah, Ini Kata Gibran
Rabu 14-10-2026,09:39 WIB
Tren Kejar Marathon Meningkat, Fisik dan Finansial Wajib Siap
Terkini
Rabu 14-10-2026,15:46 WIB
Terseret Arus di Kawasan Dahan Langit, Anak 9 Tahun di Kaur Meninggal Dunia
Rabu 14-10-2026,10:47 WIB
BAZNAS Bidik Rp70 Triliun pada 2027, Mustahik Didorong Jadi Muzaki
Rabu 14-10-2026,10:11 WIB
Survei Celios: 75 Persen Masyarakat Stres Hadapi Kebijakan Pemerintah, Ini Kata Gibran
Rabu 14-10-2026,10:08 WIB