TUBEI,BE - Berbagai jenis alat kontrasepsi dapat dipilih oleh masyarakat untuk mengatur kehamilan. Mulai dari implan, kondom, suntik, pil KB, MOP, MOW dan lainnya. Dari berbagai jenis alat kontrasepsi itu, pil KB yang paling banyak diminati pengunaannya oleh warga Lebong. Hal itu diketahui berdasarkan data dari Bidang Keluarga Berencana di bawah naungan Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPPKB) Lebong per bulan Mei 2014. Kabid KB BPMPP dan KB Kabupaten Lebong, M Maher kepada BE kemarin menuturkan, \"Hingga bulan Mei 2014 kemarin, rata-rata alat KB berupa Pil KB dan suntik yang paling digemari. Mungkin karena gampang dan mudah digunakan, sehingga banyak digemari,\" Kata Maher. Selain itu, berdasarkan data dari BPMPP & KB Lebong data jumlah alat kontrasepsi yang terpakai per Mei 2014 untuk pil KB sebanyak 743 strip, suntik KB sebanyak 645 vial, implan 296 set, kondom sebanyak 93 set, MOP atau KB Pria sebanyak 48 orang, IUD sebanyak 18 buah. \"Data tersebut kita dapatkan dari Puskesmas yang ada di Lebong setiap bulannya, untuk Juni sampai pertengahan September kita rekap jumlah alat KB yang terpakai. Sedangkan untuk jumlah peserta KB sebanyak 1.843 akseptor,\" ucapnya. Dikatakan Maher, pemilihan alat kontrasepsi ini juga dipengaruhi oleh lingkungan masyarakat itu sendiri. Pemakaian suntik dan pil KB memang lebih berisiko karena pengguna bisa saja lupa untuk meminum pil. \"Semuanya tergantung kondisi, sejarah medis, dan rencana dari pengguna itu sendiri. Asalkan pemakai alat kontrasepsi itu merasa nyaman dan tidak ada efek sampingnya,\" Kata Maher. Untuk itu, saat ini BPMPPKB berupaya untuk bisa mencapai target pemakaian alat KB pada tahun ini. Dari Juli sampai Desember sebanyak 5.581 akseptor atau peserta KB. Agar target tersebut tercapai diupayakan dengan melakukan kegiatan pelayanan KB gratis dengan mengandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebong dalam kegiatan roadshow. Maupun dalam kegiatan dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Lebong. \"Mudah-mudahan tahun ini target peserta KB kita dapat tercapai. Tentu saja, partisipasi aktif dari masyarakat untuk mendukung program KB sangat diperlukan. KB diperlukan guna menekan angka kelahiran yang ada di Lebong seperti program KB secara nasional, yaitu dua anak cukup lebih baik,\" pungkas Maher.(777)
Pil KB Paling Diminati
Sabtu 13-09-2014,16:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 04-07-2026,16:52 WIB
Mediasi Sengketa Lahan SDN 62 Kota Bengkulu Belum Bergerak, DPRD Minta Konfirmasi ke Sekda
Sabtu 04-07-2026,16:50 WIB
Vonis Bebby Hussy Diperberat di Tingkat Banding, Pengadilan Tinggi Bengkulu Kabulkan Seluruh Banding Jaksa
Sabtu 04-07-2026,16:22 WIB
Musda PARI Bengkulu 2026 Digelar, Siapkan Kepemimpinan Baru Hadapi Tantangan Transformasi Layanan Kesehatan
Sabtu 04-07-2026,16:34 WIB
Bisa Dipidana, Pemilik Ternak Lepas Liar di Bengkulu Selatan Terancam Proses Hukum Jika Picu Kecelakaan Maut
Sabtu 04-07-2026,16:43 WIB
Revisi Tata Ruang Jadi Kunci, Teuku Zulkarnain: Pulau Baai Harus Jadi Kawasan Industri
Terkini
Sabtu 04-07-2026,22:13 WIB
Sambangi RSUD Lebong, Senator Destita Siap Kawal Pengembangan Fasilitas Hingga ke Kementerian Kesehatan
Sabtu 04-07-2026,16:52 WIB
Mediasi Sengketa Lahan SDN 62 Kota Bengkulu Belum Bergerak, DPRD Minta Konfirmasi ke Sekda
Sabtu 04-07-2026,16:50 WIB
Vonis Bebby Hussy Diperberat di Tingkat Banding, Pengadilan Tinggi Bengkulu Kabulkan Seluruh Banding Jaksa
Sabtu 04-07-2026,16:43 WIB
Revisi Tata Ruang Jadi Kunci, Teuku Zulkarnain: Pulau Baai Harus Jadi Kawasan Industri
Sabtu 04-07-2026,16:34 WIB