IPUH, BE – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Mukomuko, akhirnya menepati janji menindak lanjuti laporan masyarakat, atas aktifitas PT Darya Dharma Pratama (DDP) diatas lahan 30 hektar yang berlokasi diwilayah Kecamatan Malin Deman. Tepatnya yang berbatasan langsung dengan lokasi transmigrasi, Lubuk Talang. “Kemarin, kami dan sejumlah warga pemilik tanah dan pihak PT DDP diundang ke BPN. Hasilnya sepakat lokasi yang dipermasalahkan itu ditinjau ulang,” ujar Ketua DPC Ormas Grashi Kabupaten Mukomuko, Arifin SAP didampingi Bidang Hukum dan HAM , Karmadi kepada Bengkulu Ekspres, kemarin. Dari hasil rapat bersama itu, kata Karmadi, selain sepakat ditinjau ulang juga akan sejumlah poin yang disepakati. Yakni, tanah di lokasi divisi enam air sabu, di Desa Lubuk Talang, Malin Deman itu setuju ditinjau kembali. Pihak BPN Kabupaten Mukomuko akan mengundang Kanwil BPN Provinsi, Bupati Mukomuko, Camat Malin Deman dan Kades Lubuk Talang serta pihak punya lahan yang akan dijadwalkan kembali langsung menuju lokasi. Secara fisik tanah tersebut dikuasai secara baik oleh pihak DDP dengan luas sekitar 30 hektar yang sudah ditanami sawit dengan umur 6 hingga 7 tahun. Secara yuridis, bahwa 10 orang yang mengklaim penguasaan asal perolehan adalah penguasaan mereka. \"Apabila lahan tersebut masuk area transmigrasi pihak masyarakat merelakan tanah tersebut. Namun apabila lahan itu diluar tranmigrasi pihak pemilik tanah menuntut ganti rugi ke pihak perusahaan,\" jelasnya. Pada waktu peninjaun lapangan, pihak terkait lainnya termasuk dengan pihak yang berbatasan dengan lahan itu. Pemasangan patok nantinya diatas bidang tanah milik 10 orang itu, bukan sebagai legalitas hak yang sesungguhnya sebelum ada keputusan lebih lanjut baik pidana, perdata maupun kesepakatan kedua pihak. Setelah data dan fakta dibahas kembali untuk mendapatkan keputusan itu dilakukan melalui musyawarah, mufakat atau jalur hukum. “Inilah yang diharapkan masyarakat. Untuk mengetahui kebenarannya. Kita harap BPN tetap berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan yang saat ini dihadapi masyarakat dengan pihak perusahaan yang berinvestasi di daerah ini,” ungkap warga Malin Deman itu. (900)
BPN Sepakat Ditinjau Ulang
Kamis 11-09-2014,21:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 17-04-2026,17:28 WIB
Pledoi di Sidang Korupsi Pasar Panorama, Bujang HR Klaim Tak Terima Uang, Sebut Hanya Lalai Administrasi
Jumat 17-04-2026,17:33 WIB
Semarak HUT ke-25 Pino Raya, Wabup Bengkulu Selatan Ajak Tingkatkan Semangat Pembangunan
Jumat 17-04-2026,14:53 WIB
Bengkulu Siapkan 'Lompatan' Kopi ke Pasar Global, Menteri Bappenas Dijadwalkan Tinjau Langsung
Jumat 17-04-2026,17:23 WIB
300 Unit RTLH Bengkulu Dapat Bantuan BSPS 2026, 174 Rumah Lolos Verifikasi Tahap Awal
Jumat 17-04-2026,17:27 WIB
BULOG Bengkulu Pastikan Minyakita Aman di Pasar, Harga Tetap Sesuai HET
Terkini
Sabtu 18-04-2026,14:24 WIB
TPI Pondok Besi Disiapkan Jadi Sentra Ikan Kering, Pemkot Bengkulu Perkuat Penataan Kawasan Pantai
Sabtu 18-04-2026,14:20 WIB
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Anggota DPRD Kota Bengkulu Terus Bergulir, Muncul Fakta Baru
Sabtu 18-04-2026,09:54 WIB
Kejari Seluma Lelang Barang Sitaan, Cek Syarat dan Barang Lelang Disini
Jumat 17-04-2026,17:33 WIB
Semarak HUT ke-25 Pino Raya, Wabup Bengkulu Selatan Ajak Tingkatkan Semangat Pembangunan
Jumat 17-04-2026,17:28 WIB