MUARA KEMUMU, BE - Hujan deras selama 5 jam di Kepahiang kemarin (2/9) mengakibatkan bangunan irigasi Air Kemumu di Desa Batu Kalung jebol. Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.45 WIB mengakibatkan aliran air pada irigasi itu tumpah di 2 titik berbeda akibat tertimpa bencana longsor. Beruntung dalam peristiwa itu tidak menyebabkan kerugian bagi para petani desa setempat, lantaran areal persawahan petani saat ini tengah memasuki masa panen. \"Kami baru tahu bencana ini setelah diberitahu warga pagi tadi (kemarin, red). Pasca mendapat kabar itu kami langusng melakukan pengecekan, dan ternyata irigasi benar-benar ambruk dan terputus akibat tertimbun longsor,\" kata Ketua Lingkungan Desa Batu Kalung, Manto yang juga merupakan Satgas Mitigasi BPBD Kepahiang. Sementara itu, pasca menerima laporan dari warga, pihak BPBD Kabupaten Kepahiang kemarin langsung meninjau lokasi ambruknya irigasi akibat tertimbun bencana longsor tersebut. Dalam pengecekan kemarin, langsung dipimpin oleh Kepala BPBD Burlian SE serta Kabid Rekontruksi dan Rehabilitasi Musi Dayan SSi didampingi sejumlah staf di BPBD serta warga setempat. \"Dalam pengecekan tadi terdapat 2 titik irigasi Air Kemumu desa setempat yang ambruk akibat tertimbun longsor. Pada titik pertama kerusakan irigasi sepanjang 20 meter, sedangkan titik kedua 100 meter. Untung irigasi yang mengairi ratusan hektar sawah warga di desa Batu Kalung tidak menyebabkan kerugian, sebab para petani saat ini sedang memasuki masa panen,\" kata Dayan. Meskipun demikian, lanjut Dayan, akibat peristiwa itu tetap harus diberikan masa tanggap darurat atau perbaikan sementara. Mengingat pasca musim panen, petani kembali mengelola areal persawahan mereka. \"Hanya saja sebelum masa tanggap darurat terhadap irigasi, kita terlebih dahulu akan mengajukan ke Pemkab. Mengingat anggaran tanggap darurat ini posnya berada di Pemkab,\" jelasnya. Menurutnya, kedepan lokasi longsor itu harus segera diatasi, karena bencana longsor itu bukan hanya mengancam saluran irigasi di desa Batu Kalung itu saja. \"Tetapi juga mengancam jalan lintas antara desa Batu Bandung dengan Keban Agung. Jika tidak segera ditanggulangi, besar kemungkinan lambat laun jalan lintas akan tertutup akibat longsor,\" tandasnya. (505)
Hujan 5 Jam, Irigasi Jebol
Kamis 04-09-2014,17:16 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-07-2026,06:43 WIB
Shopee Hadirkan Belanja Instant 1 Jam Tiba, Solusi Belanja Cepat di Tengah Aktivitas Padat
Senin 06-07-2026,13:39 WIB
5 Balon Ketua PWI Bengkulu Ambil Formulir, Syarat Dukungan Tak Boleh Ganda
Senin 06-07-2026,13:58 WIB
Tega Setubuhi Dua Anak Kandung Sejak 2018, Pria Paruh Baya di Kepahiang Diringkus Polisi
Senin 06-07-2026,15:11 WIB
Kejar Target Rp5,7 Triliun, Pemprov Bengkulu Gencar Gaet Investor Lewat BLINC 3.0
Senin 06-07-2026,17:57 WIB
Jangan Tunggu Motor Brebet, Ini 4 Langkah Perawatan Busi dari Astra Motor Bengkulu
Terkini
Senin 06-07-2026,17:57 WIB
Jangan Tunggu Motor Brebet, Ini 4 Langkah Perawatan Busi dari Astra Motor Bengkulu
Senin 06-07-2026,17:39 WIB
'Jumpa Honda' Juli 2026, Promo Melimpah, DP Ringan Hingga Bonus Menarik
Senin 06-07-2026,17:25 WIB
Warga Desa Kelilik Heboh Sore Ini, Jasad Tanpa Identitas Ditemukan Membengkak di Aliran Sungai
Senin 06-07-2026,17:05 WIB
Tepis Video Viral TikTok, Kades Sungai Petai Tegaskan Gedung KDMP Berada di Tengah Desa Bukan Hutan
Senin 06-07-2026,16:59 WIB