ARGA MAKMUR, BE - Meski fisik e-KTP belum diterima sejak melakukan perekaman tahun 2013 lalu. Warga negara Idonesia (WNI) khususnya di Kabupaten Bengkulu Utara yang belum menerima eKTP namun sudah melakukan perekaman, bisa mengambil blangko di dinas kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil), apabila ada keperluan mendesak yang mengharuskan melapirkan eKTP. Namun sayangnya blanko untuk keterangan sudah perekaman itu masih terkendala di Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). \"Saat pendaftaran CPNS seperti saat ini, warga mulai butuh eKTP,\" kata Kadis Dukcapil BU, Kiman Nazardi MM. Terkendalanya blanko itu diakui Kiman tidak diketahui. Padahal sudah banyak warga mendatangi kantor Dukcapil untuk mengambil blanko tersebut untuk keperluan mendadak, salah satunya keperluan untuk persyaratan pendaftaran CPNS tahun 2014 ini.Kiman berharap, warga bersabar dan Kemendagri segera mendistribusikan blanko tersebut. Fisik eKTP nantinya akan dicetak di Dukcapil, sehingga warga kabupaten tidak lagi menunggu lama jika sudah ada petunjuk dari Kemendagri untuk pencetakan eKTP di Dukcapil. \"Kalau sudah ada blankonya nanti akan kita infokan kepada masyaraat,\" demikian Kiman. (117)
Blanko e-KTP Terkendala di Kementrian
Senin 01-09-2014,21:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 14-10-2026,09:47 WIB
Tak Perlu Kebun Luas, Ini Cara Menanam Tomat di Polybag dari Benih hingga Panen
Rabu 14-10-2026,09:39 WIB
Tren Kejar Marathon Meningkat, Fisik dan Finansial Wajib Siap
Rabu 14-10-2026,09:54 WIB
IIBF 2026: Ajarkan Anak Pahami Krisis Lingkungan Tanpa Rasa Takut
Rabu 14-10-2026,10:11 WIB
Survei Celios: 75 Persen Masyarakat Stres Hadapi Kebijakan Pemerintah, Ini Kata Gibran
Rabu 14-10-2026,10:47 WIB
BAZNAS Bidik Rp70 Triliun pada 2027, Mustahik Didorong Jadi Muzaki
Terkini
Rabu 14-10-2026,15:58 WIB
Dinsos Kota Bengkulu Perkuat Ribuan Agen Perlinsos, Bansos Diharapkan Makin Tepat Sasaran
Rabu 14-10-2026,15:46 WIB
Terseret Arus di Kawasan Dahan Langit, Anak 9 Tahun di Kaur Meninggal Dunia
Rabu 14-10-2026,10:47 WIB
BAZNAS Bidik Rp70 Triliun pada 2027, Mustahik Didorong Jadi Muzaki
Rabu 14-10-2026,10:11 WIB