Petani sawah Desa Pekik Nyaring memulai masa tanam dalam waktu dekat. Mereka menanam bibit Jenis Cinggelis, varietas unggul yang baru dikembangkan secara massal di desa ini. Bibit itu bakal ditanami dilahan seluas sekitar 150 hektar. Kepala Desa Pekik Nyaring, Sularno, menyatakan penanaman telah dimulai minggu ketiga bulan ini. Puncaknya terjadi awal Januari mendatang. Penanaman bibit itu dilakukan berkelompok. Dimasing-masing blok didesa itu terdapat 2 kelompok tani. \"Bibit ini sudah pernah ditanam, hasilnya bagus. Berasnya tidak kalah dengan kualitas invari,\" ujar Sularno. Desa Pekik Nyaring menurut Sularno, termasuk desa surplus beras di Bengkulu Tengah. Tak sedikit beras di daerah ini yang dijual ke luar daerah. Sayangnya penjualannya tidak terorganisir alias masih secara individu. Namun demikian, jumlah panen yang dihasilkan pertahunnya melebihi kebutuhan pokok warga desa tersebut. \"Sekali panen bisa mencapai ratusan ton, sedangkan jumlah warga disini hanya beberapa kepala keluarga saja, sehingga hasil padi cukup melimpah,\" timpalnya. Sularno mengatakan, kawasan padi di Desa Pekik Nyaring kebanyakan stuktur tanahnya jenis gambut. Warga banyak memanfaatkan rawa untuk djadikan sawah. (122)
Tanam Bibit Cinggelis
Kamis 20-12-2012,11:43 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 25-03-2026,14:48 WIB
Wabup Mukomuko Sidak OPD, ASN Mangkir Siap-Siap Disanksi
Rabu 25-03-2026,15:59 WIB
Bupati Rifai Tajuddin Warning ASN: Jangan Tambah Libur
Rabu 25-03-2026,14:46 WIB
Wali Kota Pastikan Tak Ada Harga Tak Wajar di Pantai Panjang
Rabu 25-03-2026,15:54 WIB
Tragis! Pria di Bengkulu Nyaris Tewas Setelah Dibakar Mantan Kekasih
Rabu 25-03-2026,15:06 WIB
Begal Sadis Binduriang Ditangkap Saat Menginap di Hotel Bersama Pacar
Terkini
Kamis 26-03-2026,13:04 WIB
Kasus Penusukan Kedurang Ilir, Polisi Dalami Konflik Keluarga
Kamis 26-03-2026,13:01 WIB
Nihil Insiden Selama Lebaran, Situasi Bengkulu Selatan Aman
Kamis 26-03-2026,12:59 WIB
Ditinggal Mudik, Rumah di Karang Anyar 1 Hangus Terbakar
Kamis 26-03-2026,12:56 WIB
Pangkas Belanja Pegawai Jadi 30 Persen, TPP ASN Mukomuko dan Nasib 1.875 PPPK Terancam
Rabu 25-03-2026,15:59 WIB