TUBEI,BE - Untuk menghindari semakin luasnya areal persawahan atau lahan produktif yang hilang di Kabupaten Lebong akibat alih fungsi lahan menjadi perumahan, Pemerintah Daerah dirasa perlu segera membuat aturan tentang alih fungsi lahan. Hal tersebut dikarenakan beberapa areal persawahan. Terutama di Kecamatan Amen yakni di sekitar desa Suka Rajo dan belakang Terminal Muara Aman telah dialih fungsikan menjadi perumahan. Selain masalah alih fungsi lahan ini, Anggota Komisi I DPRD Lebong Drs Edi Sudianto meminta agar aturan tentang pembangunan rumah di kawasan Sungai juga segera diterbitkan. \"Untuk kawasan sawah, dengan semakin tingginya jumlah penduduk di Kabupaten Lebong maka otomatis akan menjadikan lahan produktif dijadikan lokasi pemukiman. Agar pengalihan lahan produktif ini tidak menggangu Produksi tanaman pangan di Kabupaten Lebong harus adanya aturan yang jelas didaerah mana saja jadi kawasan Pertanian dan di daerah mana saja yang merupakan lokasi pemukiman. Undang-undang sendiri sudah mengatur tata cara pengalih fungsian lahan produktif untuk itu kita di kabupaten harus membuat peraturan daerah tentang alih fungsi lahan ini,\" ungkapnya. Ditambahkan Edi, wilayah yang cukup rawan terjadi alih fungsi lahan pruduktif yakni di kecamatan Amen, Lebong Utara, Uram Jaya dan sebagian di Kecamatan Lebong Tengah, Lebong Sakti dan Bingin Kuning. \"Kawasan yang paling rawan diantaranya di Kecamatan Amen dan Lebong Utara, karena Pusat Kota berada di dua Kecamatan ini. Otomatis pertumbuhan bisnis juga terjadi di sini. Jika tidak ada penataan yang jelas kita khawatir areal persawahan berubah menjadi perumahan,\" tambahnya. Terkait persoalan pengaturan sepadan sungai terutama di sepanjang Sungai Ketahun salah satunya untuk menghindari tejadinya bencana dan menjaga sumber air untuk areal persawahan di Kabupaten Lebong. \"Jika tidak ada pengaturan, kedepanya sepanjang aliran sungai ini akan semakin habis serta dangkal, dan ini tentunya akan berimbas dengan menurunya kualitas air yang selama ini menjadi sumber utama pengairan di Kabupaten Lebong, termasuk jika di sepanjang sungai menjadi pemukiman maka resiko terjadinya bencana akibat luapan air ketahun mejadi lebih tinggi. Sebelum ini terjadi harusnya sudah ada pengaturan sejak dini,\" pungkas politisi Partai Hanura ini.(777)
Sawah Dijadikan Perumahan
Jumat 15-08-2014,14:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 03-07-2026,14:27 WIB
Jumlah Desa Dipimpin Pjs di Bengkulu Utara Bertambah Jadi 23
Jumat 03-07-2026,13:44 WIB
Raih 5 Medali O2SN Provinsi, Kontingen Kaur Gagal Tembus Nasional
Jumat 03-07-2026,13:58 WIB
Pemkot Bengkulu Serahkan Bantuan Kursi Roda, Wujud Nyata Hadir di Tengah Warga
Jumat 03-07-2026,13:33 WIB
Hujan Tak Surutkan Semangat, Kontingen Bengkulu Meriahkan Karnaval Nusantara APEKSI di Medan
Jumat 03-07-2026,13:38 WIB
26 ODGJ Dievakuasi, Pemkab Kaur Kejar Target Bebas Pasung 2026
Terkini
Jumat 03-07-2026,15:35 WIB
Doni Aftarizal Tegaskan Serius Maju sebagai Calon Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Ini Tanggapan RBMG
Jumat 03-07-2026,14:27 WIB
Jumlah Desa Dipimpin Pjs di Bengkulu Utara Bertambah Jadi 23
Jumat 03-07-2026,14:22 WIB
Kurir Sabu Antarprovinsi Dibekuk di Pelabuhan Bengkulu, Polisi Sita 27,3 Gram Sabu
Jumat 03-07-2026,14:03 WIB
Dinsos Kota Bengkulu Usulkan 15.263 Warga Masuk PBI-JK, Perluas Akses Jaminan Kesehatan
Jumat 03-07-2026,13:58 WIB