TUBEI,BE - Adanya statement dari Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Lebong Mahmud Siam SP MM, jika ditahun 2014 ini Kabupaten Lebong tanpa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P), berdampak buruk bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebong. KPU terancam tak bisa melaksanakan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Leong 2015, yang tahapannya dimulai pada akhir tahun 2014 ini. \"Nah jika pengalaman dari Pilkada tahun sebelumnya itu dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2010. Artinya persiapan sudah dimulai pada bulan November dan tahapan akan dimulai bulan Desember 2014 mendatang,\" ungkap Ketua KPU Lebong Sugianto yang diiyakan Komisioner lainnya yakni Hendrivan Aptawan SPi dan Devi Irawan SH pada BE beberapa waktu lalu. Hal ini berdasarkan PKPU No 9 tahun 2010 tentang pedoman penyusunan tahap, program, dan jadwal penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah. Tahapan paling lama, 210 hari sebelum dari hari dan tanggal pemungutan suara Pemilukada. Selain itu, dijelaskan Hendrivan, sesuai dengan Undang-Undang nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah pasal 112 dijelaskan, biaya kegiatan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah dibebankan kepada APBD. \"Kita akan mulai melakukan persiapan itu di bulan November, sementara tahapan akan kita mulai pada bulan Dessember. Nah kalau anggarannya tidak ada bagaiaman kami akan memulai tahapan ini. Di diva yang kami terima, tidak ada pos untuk Pilkada, karena memang sudah jelas kalau Pilkada itu dananya dari APBD,\" jelas Hendrivan. Terkait permasalahan ini, KPU akan segera melakukan koordinasi mengingat persiapan tahapan akan dilakkukan kurang dari 3 bulan kedepan. \"Kita akan melakukan koordinasi baik dengan pemerintah daerah maupun dengan DPRD Lebong. Jadi ada dua agenda yang nantinya kita sampaikan, pertama terkait permasalahan tidak adanya APBDP ini. Kemudian yang kedua yaitu untuk membicarakan anggaran Pilkada 2015 mendatang,\" kata Hendrivan. Sementara itu, jika mengacu pada pengalaman pelaksanaan Pilkada tahun sebelumnya, anggaran yang diperlukan yaitu mencapai angka 9 miliar dan diperkirakan dengan kalkulasi kenaikan harga, dana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Pilkada 2015 mendatang bisa melebihi dari angka tersebut.(777)
KPU Terancam Tak Laksanakan Pilkada
Senin 11-08-2014,15:33 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 09-04-2026,09:44 WIB
Motor Nenek Digelapkan untuk Judi Online, Pemuda Manna Ditangkap di Warnet
Kamis 09-04-2026,09:26 WIB
Proyek Drainase Pasar Ampera Terkendala Bangunan di Sempadan Jalan
Kamis 09-04-2026,09:00 WIB
Pengembalian Dana THL Belum Tuntas, Fakta Baru Terungkap di Sidang Suap PDAM Bengkulu
Kamis 09-04-2026,09:33 WIB
Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal
Kamis 09-04-2026,09:11 WIB
Dua Terduga Pelaku Pencurian Sawit di Manna Diamankan Polisi dan Warga
Terkini
Kamis 09-04-2026,21:54 WIB
348 Mahasiswa Universitas Dehasen di Wisuda
Kamis 09-04-2026,16:36 WIB
Hasil Pemenang Lelang Jabatan Diumumkan Bulan Ini, Posisi Inspektur Kota Bengkulu Masih Kosong
Kamis 09-04-2026,16:34 WIB
Buron Berbulan-bulan, Pelaku Curat di Ratu Agung Akhirnya Tertangkap di Persembunyian
Kamis 09-04-2026,16:31 WIB
Terkuak! Dugaan ‘Jual-Beli Kursi’ Rekrutmen Non ASN di RSKJ Bengkulu, 40 Saksi Diperiksa
Kamis 09-04-2026,16:29 WIB