Program Lansia Tenang di Bengkulu Utara, Bukti Kepedulian Pemkab untuk Kesejahteraan Lansia
Bupati Arie saat secara langsung menyerahkan bantuan sembako kepada para lansia-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lanjut usia melalui program unggulan “Lansia Tenang, Lansia Bahagia”. Program ini diwujudkan dengan penyaluran bantuan sembako kepada lansia pra sejahtera di sejumlah kecamatan.
Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, turun langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 16–17 Maret 2026. Penyaluran bantuan menyasar empat kecamatan, yaitu Batik Nau, Giri Mulya, Arga Makmur, dan Hulu Palik.
BACA JUGA:Tabrakan Harley vs Jupiter di Jalan Wates-Purworejo, Menantu Wabup Bengkulu Utara Tutup Usia
Sebanyak 105 paket sembako disalurkan kepada lansia penerima manfaat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan terpusat, salah satunya di Aula Kantor Camat Arga Makmur, guna memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima langsung oleh masyarakat yang berhak.
Dalam keterangannya, Bupati Arie Septia Adinata menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap lansia, khususnya yang berada dalam kondisi ekonomi kurang mampu.
“Program Lansia Tenang, Lansia Bahagia ini adalah komitmen kami untuk memastikan para lansia, khususnya dari keluarga pra sejahtera, mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. Kami ingin mereka dapat menjalani masa tua dengan tenang tanpa harus khawatir soal kebutuhan pokok,” ujarnya.
BACA JUGA:Kini Miliki Kepastian Hukum, Masyarakat Tanah Hitam Bengkulu Utara Terima Sertifikat Tanah
BACA JUGA:Bupati Arie Septia Adinata Lantik 85 Pejabat Bengkulu Utara, Termasuk Kadis Pendidikan dan Sekwan
Ia juga menjelaskan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi yang ketat. Data penerima berasal dari kategori Desil 1 hingga 5, yang telah divalidasi oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Untuk memastikan ketepatan sasaran, setiap penerima bantuan diwajibkan membawa identitas diri seperti KTP atau Kartu Keluarga saat proses penyaluran.
Kehadiran langsung bupati dalam kegiatan ini menjadi bentuk pendekatan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan humanis. Pemerintah daerah berharap bantuan sembako tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga, khususnya yang memiliki anggota lansia.
BACA JUGA:Jamin Harga Bahan Pokok Stabil, Bupati Bengkulu Utara Pantau Distribusi Pangan di Taba Tembilang
BACA JUGA:Pembangunan Dapur SPPG Dilanjutkan, Alih Waris Siapkan Gugatan Perdata Soal Lahan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




