MUKOMUKO, BE – Belasan pasar tradisional yang tersebar di 15 Kecamatan se Kabupaten Mukomuko, belum ada satu pun yang ada tempat pembuangan akhir (TPA). Khusus untuk pasar di Koto Jaya, Kota Mukomuko, diangkut sementara yang berlokasi dipinggir Jalinbar. Tempat pembuangan sampah itu ditutupi dengan seng dan dibakar. “ Untuk belasan pasar lainnya belum ada TPA. Setelah dibuang dilokasi pasar itulah dan dibakar,” ungkap Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko, Risber A Razak. Mengenai sarana angkutan sampah, jajarannya telah menyiapkan sebanyak enam unit motor sampah roda tiga. Direncanakan motor sampah itu akan ditemukan bagi beberapa pasar. Terutama pasar yang volume sampah lebih banyak dan menumpuk. Untuk operasional dalam pengunaan motor sampah itu, kata Risber, diserahkan ke pihak pengelola pasar dan SKPD terkait. Disetiap pasar ada retribusi kebersihan. Dari retribusi itu bisa digunakan untuk biaya operasional angkutan sampah tersebut . “ Kita hanya menyiapkan motor sampah itu. Operasional dan teknis lainnya kita serahkan sepenuhnya kepada pihak terkait. Yang direncanakan motor sampah itu dibagikan usai lebaran mendatang,” katanya. Di APBD 2015, telah diusulkan anggaran untuk menyiapkan lima lokasi TPA. Minimal dalam satu TPA disiapkan sekitar satu hektar. TPA itu akan di siapkan secara bertahap yang disesuaikan dengan anggaran yang disetujui. “ Lima lokasi itu baru sebatas usulan. Harapan kita semua belasan pasar ada TPA. Selain suatu wilayah bersih, sehat dan rapi. Juga menghindari bau tidak sedap, dan berbagai penyakit yang sewaktu – waktu menyerang masyarakat sekitar,” tutupnya. (900)
Belasan Pasar Tak Punya TPA
Kamis 24-07-2014,17:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 18-09-2026,14:41 WIB
Perjalanan Terakhir Melvi, Relawan MBG yang Tak Pernah Sampai ke Tempat Kerja
Jumat 18-09-2026,15:30 WIB
Pemkot Bengkulu Rancang Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal, 67 Kelurahan Bakal Punya Produk Unggulan
Jumat 18-09-2026,14:12 WIB
Motif Pembunuhan Karyawan MBG di Bengkulu Terungkap, Bukan karena Diejek 'Hitam'
Jumat 18-09-2026,15:14 WIB
10 Tahun Menanti, Jalan Tanggul Rawa Makmur-Bentiring Akhirnya Diaspal Hotmix
Jumat 18-09-2026,15:16 WIB
Wali Kota Bengkulu Dorong Pengelolaan Sampah Organik Jadi Maggot di Setiap Kelurahan
Terkini
Jumat 18-09-2026,16:43 WIB
Tak Hanya Perkara Pidana, Hak Melvi sebagai Relawan MBG Juga Dikawal Kuasa Hukum
Jumat 18-09-2026,15:30 WIB
Pemkot Bengkulu Rancang Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal, 67 Kelurahan Bakal Punya Produk Unggulan
Jumat 18-09-2026,15:16 WIB
Wali Kota Bengkulu Dorong Pengelolaan Sampah Organik Jadi Maggot di Setiap Kelurahan
Jumat 18-09-2026,15:14 WIB
10 Tahun Menanti, Jalan Tanggul Rawa Makmur-Bentiring Akhirnya Diaspal Hotmix
Jumat 18-09-2026,14:41 WIB