TUBEI,BE - Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Lebong terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah, salah satunya dari pajak dan retribusi Rumah Makan atau restoran dan hotel atau penginapan. Namun, untuk memenuhi target PAD ini petugas D pihaknya mengalami kendala dengan tidak transparannya pemilik atau pengelola Rumah Makan dan Hotel dalam setiap transaksinya. Dijelaskan Kepala DPPKAD Lebong Mahmud Siam SP MM melalui Kabid Pendapatan dan Bagi Hasil Syarifudin SSos MSi berdasarkan Perbup No 06 tahun 2012 tentang Juklak dan Juknis penagihan pajak restoran atau rumah makan dan Perbup No 03 tahun 2012 tentang Juklak dan Juknis penagihan pajak hotel atau penginapan, pajak yang diambil yaitu 10% dari setiap transaksi. \"Nah kebanyakan pemilik atau pengelola tidak mau transparan terhadap transaksi. Untuk peningkatan dan optimalisasi pajak dan retribusi dari sektor ini direncanakan kita akan melakukan pertemuan dengan pemilik atau pengelola setiap rumah makan atau restoran maupun pemilik atau pengelola hotel atau penginapan yang ada di kabupaten Lebong,\" kata Syarif. Ditambahkan Syarif target PAD dari rumah makan atau restoran yaitu Rp 880 juta/tahun sementara untuk target PAD dari hotel atau penginapan yaitu Rp 65 Juta/tahun. \"Terdapat 56 rumah makan atau restotan dan 9 Hotel atau penginapan. Nah untuk rumah makan atau restoran alhamdulillah PAD yang didapat sudah diatas 50% dari target,\" tutupnya.(777)
Tidak Transparan Jadi Kendala
Kamis 10-07-2014,12:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,14:48 WIB
Bayar PBB Kini Lebih Praktis, Bapenda Kota Bengkulu Hadirkan Layanan Pembayaran Lewat Mobile Banking
Senin 29-06-2026,14:12 WIB
Ditinjau Dirjen Cipta Karya Chandra Situmorang, Pemkot Bengkulu Tegaskan Dukung Penuh Penataan DDTS
Senin 29-06-2026,14:39 WIB
Bocah 9 Tahun Nyaris Diculik di Kepahiang, Lolos dari Kebun Kopi Saat Motor Pelaku Pecah Ban
Senin 29-06-2026,14:56 WIB
Kasus Cik Oboy Makin Melebar, Polisi Bongkar Aliran Dana dan Buru Dugaan Pelaku Lain
Terkini
Selasa 30-06-2026,09:08 WIB
Jangan Tebang Pohon! Perdagangan Karbon Adalah Masa Depan Ekonomi Hijau Surabaya dan Jawa Timur
Senin 29-06-2026,16:50 WIB
25 Kepala Sekolah Dilantik, Pemkab Bengkulu Utara Perkuat Mutu Pendidikan
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,15:37 WIB
Pemkot Bengkulu Percepat Digitalisasi PAD, Libatkan OPD hingga Lurah
Senin 29-06-2026,15:32 WIB