Exsitek Pertanian 2012 BENGKULU, BE - Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Bengkulu membuka secara resmi Ekspose dan Seminar Inovasi Teknologi (Exsitek) Pertanian 2012, kemarin (14/12). Acara yang dihelat 2 hari itu dipusatkan di Kantor BPTP Provinsi Bengkulu Jalan Irian Kelurahan Semarang. Berisi beragam kegiatan seputar teknologi pertanian terbaru. Mulai seminar sampai pameran produk inovasi unggulan pertanian dari BPTP Provinsi Bengkulu. \"Peran teknologi telah mengubah masyarakat dari masyarakat Agraria menuju masyarakat industri. Kemajuan teknologi pertanian telah ikut mempercepat kemajuan bangsa, menjamin ketersediaan pangan dan masih banyak lagi,\" ujar Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP), Balitbang Kementan RI, Dr Ir Kasdi Subagyono MSc yang didaulat membuka acara tersebut. Ia juga mengingatkan peran BPTP demi mendukung empat sukses Kementerian Pertanian. Yaitu pencapaian swasembada dan swasembada berkelanjutan; peningkatan diversifikasi pangan; peningkatan nilai tambah daya saing dan ekspor; serta kesejahteraan pertanian. Kegiatan Exsitek ini, kata dia, bisa dijadikan momentum menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan pengkajian yang telah dilakukan BPTP Bengkulu. \"Kami berharap pimpinan dan karyawan BPTP Bengkulu dapat meningkatkan kerjasama dengan semua pihak. Ini bisa mengoptimalkan inovasi pertanian yang diciptakan BPTP,\" sarannya. Sementara itu kepala BPTP Bengkulu Dr Ir Dedi Sugandi MP mengatakan kegiatan Exsitek pertanian ini merupakan kali pertama dilakukan di Bengkulu. Kegiatan ini melibatkan Badan Penelitian Pengembangan dan Statistik Daerah Provinsi Bengkulu dan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu. \"Selain menginformasikan hasil kajian, kita berharap akan ada umpan balik. Untuk penyempurnaan kegiatan dan diseminasi yang akan datang. Ini sekaligus menumbuhkan kembali minat terhadap pertanian,\" ungkapnya. Di bagian lain Asisten II Pemprov Bengkulu Ir Nahsyah MT MM yang mewakili Plt Gubernur Bengkulu mengatakan saat ini unovasi teknologi pertanian harus dimulai dari skala kecil dan terpadu. Sehingga diharapkan memperoleh produk yang tahan hama serta dapat menyesuaikan dengan model iklim yang tidak menetu seperti saat ini. \"Kita menyambut baik kegiatan ini. Ini merupakan langkah awal dalam peningkatan pembangunan dalam sektor pertanian,\" tutur Nahsyah. Sedangkan Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Seluma Rusmansyah SP MSi menyampaikan peran BPTP sangat penting mendorong kemajuan pertanian di daerah. Terutama untuk pemanfaatan lahan tak produkif. Selama ini banyak masyarakat yang belum tahu cara pengolahan yang baik, terutama lahan rawa. \"Saya sangat berterima kasih kepada BPTP karena teknologinya sangat membantu petani. Oleh karena itu saya mempunyai moto tiada hari tanpa teknologi BPTP,\" pujinya sambil disambut tepuk tangan peserta. Kegiatan ini diikuti sedikitnya 250 orang yang berasal dari dinas-dinas terkait, kelompok tani hingga pelajar yang berasal dari seluruh Provinsi bengkulu. Di kesempatan itu, BPTP juga memberikan apresiasi kepada 2 kelompok model kawasan Rumah Pangan Lestari yang dinilai berhasil. Di antaranya Kelompok Wanita Tani Mawar dari Bengkulu Utara dan Kelompok Wanita tani anggrek dari Bengkulu Tengah.(cw2/prw)
Pamerkan Teknologi Pertanian Terbaru
Sabtu 15-12-2012,09:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 30-10-2026,11:16 WIB
Divonis Kanker Payudara Stadium 1, Penyintas Ini Ceritakan Momen Paling Mengguncang
Jumat 30-10-2026,11:51 WIB
Ekspor Gas Indonesia Dipangkas, Singapura Justru Perkuat Kerja Sama Energi dengan Negara Lain
Jumat 30-10-2026,15:59 WIB
Mukomuko Punya Peta Indikatif Konservasi dan Stok Karbon, Ini yang Dibidik Pemkab
Jumat 30-10-2026,11:40 WIB
Ketum GP Ansor Dorong Kedaulatan Digital Indonesia di National Cybersecurity Connect 2026
Jumat 30-10-2026,11:47 WIB
Rayakan 1 Tahun Sekolah Rakyat, Kemensos Gelar Beragam Layanan Gratis
Terkini
Jumat 30-10-2026,16:08 WIB
Wali Kota Bengkulu Tandatangani Kerja Sama Bantuan Mobil Pemadam Kebakaran dari Kemendagri
Jumat 30-10-2026,15:59 WIB
Mukomuko Punya Peta Indikatif Konservasi dan Stok Karbon, Ini yang Dibidik Pemkab
Jumat 30-10-2026,15:57 WIB
Peningkatan Jalan Air Hitam–Teluk Bakung Masuk Program IJD, Pekerjaan Awal Ditandai Titik Nol
Jumat 30-10-2026,15:31 WIB