TUBEI,BE - Pelaksanaan pemilihan yang akan digelar 9 Juli mendatang secara serentak se Indonesia tampaknya akan ada beberapa kendala. Seperti pengamatan yang dilakukan Komite Independen Pemantau Pemilu Indonesia (KIPP) Kabupaten Lebong dibeberapa daerah di Lebong, kemungkinan akan terjdi penurunan angka pemilihan atau meningkatnya angka golput. Hal ini diungkapkan Ketua KIPP Lebong Melky Agustian SH kepada BE kemarin. \"Penurunan angka pemilih ini terjadi karena beberapa faktor ekonomi yakni Calon Pemilih lebih mementingkan untuk melakukan panen padi dan mencari emas ke tambang dari pada datang ke TPS. Ditambah lagi faktor kedekatan antara pemilih dengan Calon Presiden,\" kata Melky. Ditambahkan Melky berdasarkan pengamatan yang dilakukannya ke tengah -tengah masyarakat, calon pemilih mengatakan bahwa waktu satu hari untuk memilih lebih bermanfaat digunakan untuk panen padi dengan upah antara 10 hingga 15 liter beras per hari. \"Sehari kita panen (ngerek) hasilnya bisa kita nikmati sampai 3 sampai 4 hari, kalau Datang ke TPS tentu penghasilan mereka semakin berkurang. Musim Panen di lebong ini kan cuma 1 kali setahun. Jadi Calon Pemilih meras lebih baik pergi ngerek dari pada ke TPS,\" tambah Melky. Dengan kondisi ini tentunya menjadi tantangan bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong, terutama untuk mensosialisaikan dan memastikan warga yang memilki hak memilih sudah terdaftara Daftar Pemilih. \"Dengan waktu yang tinggal 5 hari lagi, pelu kerja keras KPU dan jajarannya untuk meyakinkan Calon pemilih datang Ke TPS-TPS dan memberikan hak suaranya,\" ucap Melky. Terpisah, Munte (45) salah seorang ketua RT di Wilayah Kelurahan Kampung Jawa yang ditemui BE mengaku pesismis warga diwilayahnya seluruhnya akan datang Ke TPS pada hari pencoblosan nanti. \"Kalau kita lihat di lingkungan kita ini, rasanya warga terutama yang laki-laki lebih memilih untuk pergi ke tambang dari pada datang Ke TPS, sekarang saja sebagian besar warga kita yang laki-laki sudah kembali ke Lokasi tambang emas, mereka ini baru akan kembali seminggu seblum Lebaran. penurunan jumlah pemilih ini tidak bisa kita pungkiri akan berkurang, Mereka lebih memilih mencari Uang untuk keperluan Lebaran daripada pergi ke TPS,\" pungkas Munte.(777)
Angka Pemilih Diprediksi Turun
Minggu 06-07-2014,09:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 10-04-2026,10:23 WIB
105 Perwira Dimutasi, Ini Daftar Nama dan Jabatan Baru di Polda Bengkulu
Jumat 10-04-2026,15:08 WIB
Kapolda Bengkulu Bagikan Nasi Kotak di Rutan, Tanamkan Harapan bagi Tahanan
Jumat 10-04-2026,11:23 WIB
Pemkot Bengkulu Terapkan WFH Tiap Jumat, Wali Kota Ingatkan ASN Jangan Abaikan Pelayanan Publik
Jumat 10-04-2026,15:03 WIB
Sidang Korupsi Tambang, Beby Hussy Bantah Terlibat Soal Perizinan
Jumat 10-04-2026,11:20 WIB
HIV di Bengkulu Capai 1.235 Kasus, Dinkes Perluas Layanan Pengobatan
Terkini
Jumat 10-04-2026,19:05 WIB
Oknum Mahasiswa Terciduk Edarkan Sabu di Kawasan Sekolah, Polisi Amankan 40 Paket Sedotan Merah
Jumat 10-04-2026,15:08 WIB
Kapolda Bengkulu Bagikan Nasi Kotak di Rutan, Tanamkan Harapan bagi Tahanan
Jumat 10-04-2026,15:03 WIB
Sidang Korupsi Tambang, Beby Hussy Bantah Terlibat Soal Perizinan
Jumat 10-04-2026,14:58 WIB
Pastikan Sejalan dengan Visi Nasional, Pemkab Mukomuko Tunggu Juknis KemenPPPA Terkait Hari Anak 2026
Jumat 10-04-2026,14:55 WIB