BENTENG, BE - Diduga disebabkan dengan depresi berat persoalan beban hidup rumah tangga, membuat seorang kakek bernama Louri (55) warga Desa Siderejo Kecamatan Pondok Kelapa nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pondok kebun milik tetangganya, Sugina. Akibatnya, korban tewas seketika. Ulah kakek yang sudah dikaruniakan 2 orang anak dan 2 orang cucu ini, pertama kali ditemukan oleh Basuki (40), sekitar pukul 6.00 WIB, pagi kemarin ketika akan pergi ke kebun guna menyadap karet miliknya. \" Saya kaget begitu melintas didepan pondok melihat, Louri sudah dalam keadaan tewas tergantung dengan mengunakan tali yang sering digunakan untuk mengikat hewan, seperti kambing,\" ungkap saksi mata, di TKP, kemarin. Mengetahui hal itu, sambung Basuki, dirinya langsung memberitahukan kepada perangkat desa dan pihak kepolisian dari Polsek Pondok Kelapa. Kemudian, dalam waktu sekejap, warga dan pihak kepolisian langsung mendatangi TKP untuk melakukan serangkaian olah TKP. Setelah dilakukan olah TKP, disimpulkan sementara jika korban tewas karena gantung diri dan bukan dikarenakan kekerasan atau dibunuh. \" Setelah dievakuasi kerumah korban, korban langsung kita mandikan, kafani dan dikebumikan di TPU sekitar tempat tinggalnya,\" terangnya. Sementara itu, Kepala Desa Siderejo, Dani Pratikno, mengatakan jika korban sehari - hari memang tampak sering melamun. Hanya saja, dirinya tidak mengetahui apa yang menjadi lamunan korban tersebut. Sebab, jika dikarenakan masalah keluarga, kedua anaknya sudah menikah dan memiliki cucu. Sehingga, beban keluarga sedikit bekurang. Paling hanya persoalan makan saja. \" Korban sebelum ditemukan gantung diri ini, memang sering melamun,\" ujarnya. Menurutnya, warga sekitar rumah korban tidak ada yang menyangka jika akan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri ini. Apalagi, korban dikenal cukup ramah, murah bergaul dan baik dilingkungan tetangga. Sehingga, tetangga tidak menaruh firasat atas meninggalnya suami dari Piatun (50) ini. \" Mungkin ajalnya meninggal dengan cara seperti itu,\" bebernya. Sedangkan, Kapolsek Pondok Kelapa, Iptu Andriyani, SH ketika dikonfirmasikan membenarkan jika telah terjadi gantung diri tersebut. Untuk dari pemeriksaan di TKP, tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan ditubuh korban. Sedangkan, tanda - tanda korban gantung diri seperti, lidahnya terjulur dan dari ujung alat kelaminnya mengeluarkan cairan ada. Sehingga, dugaan sementara korban tewas murni dari gantung diri. \" Untuk penyebab pastinya, masih kita selidiki lebih lanjut,\" papar Kapolsek. (111)
Kakek Tewas Gantung Diri
Jumat 27-06-2014,16:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 11-07-2026,21:27 WIB
Jalan Lintas Provinsi di Bengkulu Utara Jebol, Kendaraan Berat Diminta Tidak Melintas
Sabtu 11-07-2026,21:23 WIB
55 Anak Panti Asuhan Nikmati Sehari Penuh Keceriaan, Wujud Nyata Semangat Kolaborasi Bantu Rakyat
Sabtu 11-07-2026,21:25 WIB
Kominfotik Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati, Dorong Kolaborasi Informasi Publik dan Edukasi Hukum
Sabtu 11-07-2026,21:30 WIB
Sebanyak 455 Rumah Tidak Layak Huni di Kaur Dapat Bantuan BSPS 2026
Minggu 12-07-2026,15:31 WIB
Dedy Wahyudi Perkuat BPRS Fadhilah, Siapkan Tambahan Modal Rp7 Miliar dan Tetapkan Pengawas Syariah Baru
Terkini
Minggu 12-07-2026,15:51 WIB
Tiga Jembatan di Kota Bengkulu Bakal Dipasang Lampu Hias dan PJU Diganti LED
Minggu 12-07-2026,15:48 WIB
Servis dan Perawatan Motor Honda Kini Lebih Mudah dengan Bantuan AMANDA
Minggu 12-07-2026,15:40 WIB
Tinjau Revitalisasi Pasar Barukoto I, Walikota Minta Pedagang Jaga Harga agar Kawasan Kembali Ramai
Minggu 12-07-2026,15:38 WIB
Cek Harga Motor Honda Kini Lebih Mudah Lewat Motorku X
Minggu 12-07-2026,15:31 WIB