BENTENG, BE - Tidak adanya bidan desa (Bides) yang ditugaskan di Desa Lubuk Langkap Kecamatan Bang Haji, membuat warga kesulitan untuk mendapat pelayanan kesehatan, terutama pelayanan kesehatan persalinan atau melahirkan bagi ibu hamil (bumil). Warga harus meminta pertolongan dengan bidan desa tetangga di Kecamatan Bang Haji. Namun mereka harus membayar jauh lebih mahal dari biaya persalinan normal. Warga harus menambah pembayaran dari Rp 500 ribu hingga Rp 1,2 juta, Hal ini dikeluhkan oleh Kades Lubuk Langkap, Awawi. Menurut Awawi, sulitnya mendapat pertolongan pertama dari bidan di Desa Lubuk Langkap sejak bidan memutuskan pindah ke Pagar Jati 4 bulan lalu. Tidak hanya konsultasi persalinan, tetapi dari penyakit ringan terhambat. “Padahal kami di Lubuk Langkap rata-rata mendapat sarana BPJS, karena tidak ada bidan, sarana itu tidak berguna sama sekali,” katanya. Ia menjelaskan, Desa Lubuk Langkap merupakan daerah sangat terpencil dan pelosok di Kecamatan Bang Haji. Apabila ada yang sakit parah harus keluar dari desa dan menjangkau desa tetangga dengan jarak puluhan kilometer dengan berbagai resiko di jalan. “Kami tidak sanggup lagi keluar desa kalau ada yang luka, atau sakit keras. Sakit diderita tambah keras akibat perjalanan jauh,” jelas Awawi. Dilanjutkan Awawi, janji dari Dinas Kesehatan Benteng untuk menugaskan bidan desa ke Lubuk Langkap hanya sebatas wacana. Bila tidak ada upaya penugasan bidan ke Lubuk Langkap dalam beberapa bulan ke depan, maka unsure masyarakat dan perangkat desa akan melapor keluhan ke Bupati. “Jangan didiskriminasikan Desa Lubuk Langkap, kami butuh bidan,” katanya. Ia menambahkan, tidak hanya kesulitan dalam membayar biaya berobat kepada bidan desa tetangga, tetapi minimnya sarana desa seperti listrik dapat menyebabkan warga menjadi kesulitan untuk beraktivitas keluar desa. “Jalan desa masih buruk dan banyak rusak. Selain itu listrik di Desa Lubuk Langkap belum menyala, inilah penghambatan kami,” imbuh Awawi. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Benteng, I Putu Sura Artika SKM, MM, mengatakan belum b Benteng, I Putu Sura Artika SKM, MM, mengatakan belum bisa sekaligus menugaskan bidan ke Lubuk Langkap. Mengingat bidan desa masih sangat minim dan tidak ada penerimaan bidan baru tahun 2014. “Kami segera mencari solusi untuk menugaskan bidan ke Lubuk Langkap, kami kesulitan mencari bidan, tahun ini tidak ada perekrutan,” tutupnya.(111)
Biaya Melahirkan Rp 1,2 Juta
Kamis 26-06-2014,15:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,21:12 WIB
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 21 Maret 2026
Kamis 19-03-2026,19:10 WIB
Antisipasi Lonjakan Pasokan LPG Ditambah 7.840 Tabung
Kamis 19-03-2026,19:26 WIB
Jelang Idulfitri, Kapolres Bengkulu Utara Beserta DANDIM 0423 Gelar Patroli
Kamis 19-03-2026,19:19 WIB
Trafik JTTS Naik 109 Persen, Hutama Karya Catat Lonjakan Kendaraan Saat Mudik Lebaran 2026
Kamis 19-03-2026,19:01 WIB
Kapolres Rejang Lebong Pantau Arus Mudik dan Objek Wisata, Lalu Lintas Masih Lancar
Terkini
Jumat 20-03-2026,16:12 WIB
21 Masjid Gelar Salat Id Lebih Awal di Bengkulu Selatan
Jumat 20-03-2026,15:51 WIB
Ribuan Warga Muhammadiyah Rejang Lebong Gelar Shalat Idul Fitri di Lima Lokasi
Jumat 20-03-2026,15:44 WIB
Mudik Nyaman Bersama Honda, Ribuan Konsumen Setia Berangkat Pulang Kampung
Jumat 20-03-2026,15:40 WIB
Polda Bengkulu Siap Gelar Operasi Ketupat Nala 2026, Fokus Amankan Arus Mudik hingga Kawasan Rawan
Jumat 20-03-2026,09:17 WIB