ULU MANNA, BE – Warga Desa Keban Jati, Ulu Manna, akhir-akhir ini mula resah saat mau berurusan di kantor Desa Keban Jati. Pasalnya saat mau berurusan sekretaris desa di desa tersebut yang merupakan penanggungjawab masalah administrasi desa selalu tidak di tempat. Kondisi ini membuat warga terkendala untuk mengurus surat keterangan domisili dan pengantar akte kelahiran dan hal-hal lainnya. Sekdes berinisial Wn sudah beberapa bulan terakhir ini tidak ngantor di kantor desa. Namun lucunya Wn ini setiap harinya selalu pergi ke kantor camat dan bekerja di kantor camat. “Yang kami tahu semenjak pergantian kepala desa pada 8 bulan lalu, sekdes kami itu tidak pernah ke kantor desa, tapi dia (sekdes red) selalu pergi ke kantor camat,” ungkap salah satu anggota BPD desa Keban Jati, Supriyono kepada BE kemarin. Menurut Supriyono, selama ini warga sering kesal dan untuk mengungkapkan kekesalannya itu warga sering ngamuk ke kepala desa. Padahal tugas masalah administrasi desa ini menjadi tanggungjawab Sekretaris desa. Bahkan karena sudah lama tidak ngantor ke kantor desa yang telaknya pun dekat dengan rumah sekdes, BPD pun sudah pernah memberikan teguran kepada sekdes tersebut agar dapat aktif ke kantor desa. Sebab seorang sekdes tempat tugasnya di kantor desa bukan di kantor camat. “Kami sudah berikan teguran, sepertinya teguran kami belum diindahkannya, kami harap pemda BS dapat memberikan pembinaan kepada sekdes yang tidak aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat” harap Supriyono. Sementara itu Kepala Desa Keban Jati, Subarto kepada BE kemarin membenarkan jika selama dirinya menjabat kepala desa 8 bulan ini sang sekdes tidak pernah masuk kantor. Akibatnya terpaksa dirinya dan perangkat lainnya harus ekstra keras memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hanya saja sambung dia, wewenang dan tanggung jawab kades serta perangkat desa yang lain ada batasnya. Subarto berharap sekdesnya itu dapat aktif menjalankan tugas di kantor desa. “Kalau mau ke kantor camat, ya silakan, namun jangan korbankan pelayanan di desa yang terganggu dengan sekdes yang selalu di kantor camat,” imbau Subarto. (369)
8 Bulan Sekdes Tidak Ngantor
Kamis 19-06-2014,19:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB
Tinjau Pembangunan TPS 3R di Harapan Makmur, Erna Sari Dewi Dorong Pengelolaan Sampah Jadi Sumber PADes
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB