BIINTUHAN,BE-Seperti biasa ketika menjelang bulan suci Ramadhan yang tinggal beberapa minggu lagi, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disprindagkop dan UKM) Kaur akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan toko-toko di wilayah Kabupaten Kaur. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi beredarnya makanan dan minuman kadaluarsa dan atau tak layak konsumsi. “Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang kita lakukan. Disini kita memantau peredaran barang dan jasa serta mengawasi barang dan makanan yang tidak layak dikonsumsi lagi atau kadaluarsa demi perlindungan konsumen,” kata Kepala Disprindagkop dan UKM Drs M Thabri melalui Kabid Perdagangan Dedi Kuswanto, S.Sos. Dikatakanya, inspeksi ini untuk memastikan konsumen merasa aman, tanpa khawatir terjadinya gangguan kesehatan serta kerugian materiil. Sebab, tidak menutup kemungkinan dalam momenteum hari-hari besar terdapat pedagang yang memanfaatkan situasi demi meraup keuntungan yang lebih. “Untuk pedagang yang nakal itulah yang perlu dimonitor. Karena meskipun barang sudah kadaluarsa jangan sampai masih dipajang di tokonya. Kami minta agar barang-barang tersebut tidak diperdagangkan. Karena berdampak buruk bagi masyarakat yang membelinya,”tegasnya. Lebih lanjut ia mengatakan, sidak ini akan melibatkan tim gabungan dari dinas terkait serta aparat keamanan. Sidak dilakukan mulai dari warung-warung, mini market hingga ke pasar-pasar. Untuk jadwal itu akan dirahasiakan, karena jika dibocorkan berarti bukan sidak. \"Untuk jadwal sidak itu dirahasiakan dan tidak boleh dibocorkan. Jika dibocorkan bukan sidak namanya,\" ujarnya. Ditambahkanya, pihaknya juga mengimbau kepada pedagang agar mulai melakukan pengecekan terhadap produk julannya. Jangan sampai dangan yang sudah kadaluarsa masih tetap diperjual belikan. “Kalau ada makanan dan minuman yang sudah kadaluarsa mohon dipisah dan dikembalikan ke penyalur, ataupun dimusnahkan,”harapnya. Selain itu juga untuk konsumen, ia juga menghimbau agar lebih teliti sebelum membeli produk makan dan minuman. Kalau pun membeli dalam jumlah besar. Juga harus diperika terlibah dahulu sebelum dibawa pulang. “Jangan sampai barang yang kita beli sudah kadaluarsa, dan ini tentu sangat merugikan kita dan juga membahayakan bagi kesehatan kita. Untuk itu sebelum membeli lebih baik dicek terlebih dahulu,”himbaunya.(618)
Makanan Kadaluarsa Dipantau
Senin 09-06-2014,20:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 23-03-2026,21:49 WIB
Gubernur Bengkulu Beri THR Diskon 50% Pajak Kendaraan Non-BD Lewat Program BBNK Selama Lebaran
Senin 23-03-2026,17:56 WIB
Jadi Primadona, Wisata Ikan Larangan Taba Lubuk Puding Dikunjungi Wisatawan
Senin 23-03-2026,18:52 WIB
Arus Balik Lebaran 2026, Trafik JTTS Meningkat Hingga 122 Persen
Senin 23-03-2026,19:42 WIB
ASN Dilarang Tambah Libur Lebaran, Siap-Siap Disanksi Jika Bolos
Senin 23-03-2026,20:19 WIB
Kapolda Bengkulu Pantau Keamanan Objek Wisata di Bengkulu
Terkini
Selasa 24-03-2026,17:27 WIB
Pengamanan Diperketat, Polisi Jaga Wisata dan Hiburan di Mukomuko
Selasa 24-03-2026,17:23 WIB
Pungli di Jalur Pantai Seluma Viral, Kapolres Langsung Bertindak
Selasa 24-03-2026,17:18 WIB
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Mukomuko Wajib Hadir, Pemkab Siapkan Sidak ke OPD
Selasa 24-03-2026,17:15 WIB
Pemkot Bengkulu Tetapkan Tarif Resmi Parkir Wisata, Polisi Siap Tindak Pungli
Selasa 24-03-2026,17:13 WIB