KEPAHIANG, BE - Sebanyak 19 Calon Jemaah Haji (CJH) Kepahiang yang masuk dalam waiting list (daftar tunggu) haji batal diberangkatkan ke tanah suci Mekkah pada tahun 2014 ini. Masalahnya dari kouta haji Kepahiang yang berjumlah sebanyak 87 CJH masih menyisakan sebanyak 19 CJH yang batal diberangkatkan tahun 2013 lalu karena ada pengurangan kouta dari Kementerian Agama RI. \"Jumlah kota haji kita saat ini berjumlah sebanyak 87 jemaah dari sebelumnya 108 jemaah. Karena tahun lalu 19 jemaah batal diberangkatkan maka baru bisa diberangkatkan tahun ini. Sehingga untuk kouta tahun ini sama dengan tahun kemarin dikurangi 19 jemaah,\" ujar Kakanmenag Kepahiang Drs H Hamdani MPd melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan umroh Dra H Surdawati, kemarin. Menurutnya, jika dikalkulasikan jumlah pengurangan kouta haji di Kepahiang berdampak bagi 40 persen jemaah haji yang sudah diperkirakan keberangkatanya ke tanah suci dengan waiting list haji yang ada. \"Saat ini jumlah waiting list haji kita berjumlah 1.147 jemaah dengan asumsi dapat diberangkatkan seluruhnya menunaikan ibadah haji pada tahun 2023 mendatang,\" jelas Surdawati. Dikatakannya, pengurangan kouta haji ini juga berdampak bagi Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD). Karena bisa dipastikan pada tahun 2014 ini Kepahiang tidak akan menyertakan TPHD dalam rombongan hajinya. \"Untuk TPHD pada tahun ini Kepahiang juga tidak dapat. Sementara tahun 2013 TPHD kita yakni Ustd Z Arifin,\" ujar Surdawati. Sampai dengan saat ini, kata Surdawati, persiapan keberangkatan CJH ke tanah suci sudah memasuki tahapan manasik haji. Pihaknya sendiri mentargetkan sebanyak 11 kali pelaksanaan manasik haji bagi CJH Kepahiang. \"Manasik haji kita targetkan akan berangsung sebayak 11 kali yakni 3 kali dilakukan di Kemenag dan sisanya di KUA serta pelaksanaan manasik mandiri yang dilakukan oleh para CJH,\" demikian Surdawati.(505)
19 CJH Kepahiang Batal Berangkat
Jumat 06-06-2014,13:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,14:54 WIB
Geliat Roda Ekonomi di Balik Arus Mudik: Antara Tradisi dan Potensi Kebijakan “Gerak Bersama"
Minggu 22-03-2026,15:25 WIB
Pawai Obor Terangi Kota Manna
Minggu 22-03-2026,14:56 WIB
Warga Membludak, Yasinan Massal di TPU Gunung Selan Kian Semarak
Minggu 22-03-2026,15:07 WIB
Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada 24 sampai 29 Maret 2026
Minggu 22-03-2026,15:22 WIB
Kebakaran Hebohkan Warga di Kebun Keling Bengkulu, Rumah dan PAUD Ludes Dilalap Api
Terkini
Minggu 22-03-2026,17:43 WIB
Garuda Indonesia Hentikan Operasional di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
Minggu 22-03-2026,17:09 WIB
Propam Polda Bengkulu Ingatkan Anggota Jaga Disiplin dan Maksimalkan Pelayanan ke Masyarakat
Minggu 22-03-2026,17:06 WIB
Akui Kesalahan Terdakwa Kasus Koripso Batubara Siap Kembalikan KN Rp159 M
Minggu 22-03-2026,17:02 WIB
Pemerintah Pastikan Haji 2026 Aman, CJH Bengkulu Diminta Tak Terpengaruh Isu Global
Minggu 22-03-2026,16:59 WIB