KEPAHIANG, BE - Sebanyak 8 ribu Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda yang ada pada KPU Kepahiang dipertanyakan oleh partai Bulan Bintang (PBB). Sebabnya ada NIK ganda pada data pemilih Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 tersebut jika tidak diselesaikan akan mencederai pelaksanaan Pilpres nanti. \"Kami minta adanya NIK ganda ini bisa segera diselesaikan. KPU harus bertanggungjawab soal ini,\" ujar Ketua DPC PBB Arbi SIP MM kemarin. Dikatakannya, pihaknya juga mengkhawatirkan NIK ganda ini sudah ada pada pelaksanaan Pileg 9 April lalu. Kalau hal itu terjadi seharusnya Pileg harus dilakukan Pemilu ulang. \"Saya khawatir jika masalah NIK ganda di Kepahiang ini sudah terjadi sejak Pileg lalu, kalau memang demikian seharusnya Pileg diulang. Saat ini kan soal 8 ribu NIK ganda ini sudah menjadi hot news media nasional,\" jelas Arbi. Sementara itu, KPU Kepahiang mengenai temuan NIK ganda pada Pilpres ini sudah meminta bantuan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kepahiang (Dukcapil). \"Kami tetap akan meminta bantuan Dukcapil memperbaiki temuan itu. Bukan masalah berwenang atau tidak berwenang, kami di sini meminta tolong agar Dukcapil bisa bekerjasama,\" kata Komisioner KPU Kepahiang, Divisi Perencanaan dan Logistik, Windra Purnawan SP. Dikatakannya, selain melakukan koordinasi dengan Dinas Dukcapil, KPU juga meminta PPK melakukan pencermatan. \"Tidak cuma dengan Dukcapil, kami juga meminta PPK untuk melakukan hal yang sama, yakni pencermatan data-data yang ada. Kami optimis pada Pilpres data ini akan tuntas disinkronkan,\" jelas Windra. Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kepahiang, Su\'urdi SSos mengatakan bahwa ditemukannya NIK ganda itu karena tim Sidalih KPU Kepahiang melakukan data sendiri ke semua desa tanpa panduan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). Su\'urdi juga menjelaskan bahwa kewenangan Dukcapil pada Pemilu hanya sampai DP4. \"Sebenarnya kami tak punya landasan memperbaiki NIK ganda itu, wewenang kami hanya sampai DP4 yang telah kami serahkan ke KPU pada akhir 2013 lalu,\" terang Su\'urdi.(505)
8 Ribu NIK Ganda Dipertanyakan
Senin 26-05-2014,15:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 18-04-2026,17:50 WIB
Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu Makin Mudah, Ini Cara Praktis Lewat BRImo
Sabtu 18-04-2026,15:38 WIB
Egrek Sentuh Kabel PLN, Pemuda di Seluma Meninggal di TKP
Sabtu 18-04-2026,15:18 WIB
Bank Bengkulu Bawa Event Nasional ke Daerah, Undian Simpeda Agustus 2026 Digelar di Bengkulu
Sabtu 18-04-2026,14:56 WIB
Wali Kota Bengkulu Ikut Berhaji, Persiapan Keberangkatan Jemaah 2026 Capai Tahap Akhir
Sabtu 18-04-2026,15:47 WIB
Bengkulu di Ring of Fire, Masyarakat Didorong Mandiri Hadapi Bencana
Terkini
Sabtu 18-04-2026,17:56 WIB
Rahasia Hidup Bahagia, Mulai dari Bersyukur hingga Jaga Kesehatan Mental
Sabtu 18-04-2026,17:50 WIB
Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu Makin Mudah, Ini Cara Praktis Lewat BRImo
Sabtu 18-04-2026,17:38 WIB
Ciptakan Suasana Kerja Nyaman, Ini Strategi Tingkatkan Produktivitas Karyawan
Sabtu 18-04-2026,16:41 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Komunitas Drone dan Fotografi Ramaikan Karnaval Batik Besurek 2026
Sabtu 18-04-2026,15:47 WIB