MUKOMUKO, BE – Sejumlah warga di Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko, tepatnya yang tinggal di pesisir Pantai Indah Mukomuko (PIM) diduga diserang racun. Racun tersebut diduga bukan berasal dari makanan ataupun minuman, melainkan dari suatu ramuan yang diduga dilakukan oknum yang tak bertanggung jawab. Peristiwa itu mulai terjadi sekitar beberapa minggu terakhir dan korban telah mencapai sekitar delapan orang lebih. Delapan orang korban keracunan itu, Erna, Pik Kidir, Suspari, Gusmidar, Helmi, El, Tenti dan Alek. “Mayoritas yang diduga keracunan itu adalah para istri nelayan,” ujar Buyung warga setempat saat dikonfirmasi, kemarin. Warga yang diduga keracunan itu mengeluh sakit pada seluruh tubuhnya dan sudah ada yang muntah darah. Delapan warga yang diduga sementara termakan racun sejenis ramuan yang dicampurkan ke makanan dan minuman itu, berobat ke paranormal yang ada di daerah tersebut. “Rencananya malam ini korban yang diduga keracunan itu kembali akan berobat ke paranormal yang lokasinya tak jauh dari kediamannya. Dan akan diketahui dengan jelas asal usul racun tersebut,” katanya. Diakui Buyung, warga sekitar pun telah mencurigai ada oknum warga yang harus bertanggung jawab atas kejadian itu. Hanya saja, warga belum dapat langsung menuduh karena belum cukup bukti. “Yang dicurigai sudah ada. Direncanakan pula warga akan mengumpulkan para tokoh adat, kepala kaum dan sejumlah pihak – pihak terkait untuk membahas peristiwa yang dialami delapan warga itu,” lanjut Buyung. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten, tidak mengetahui peristiwa yang menyerang warga di pesisir pantai tersebut. “Kalau saya belum tau mengenai hal itu. Coba langsung hubungi kepala dinas,” ujar Sekretaris DKP, Toyeb. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Junaidi SP belum dapat dikonfirmasi. Dihubungi melalui handphone tidak diangkat – angkat. (900)
8 Warga terserang Racun Misterius
Senin 19-05-2014,12:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 06-08-2026,11:20 WIB
NADI JKN, Solusi Menjaga Keaktifan Peserta JKN
Kamis 06-08-2026,16:56 WIB
Tiga Guru SD IT Rabbani Mengaku Diberhentikan, Pihak Sekolah Sebut Berdasarkan Evaluasi Kinerja
Kamis 06-08-2026,13:54 WIB
Putusan PHI Sudah Inkrah, PT RAA Belum Bayar Hak Mantan Karyawan
Kamis 06-08-2026,13:56 WIB
Wali Kota Bengkulu Tinjau Cek Kesehatan Gratis, Lebih dari 2.000 Siswa dan Wali Murid Ikut Pemeriksaan
Kamis 06-08-2026,16:50 WIB
Kajati Bengkulu Saiful Bahri Siregar Dimutasi, Anton Delianto Gantikan Posisinya
Terkini
Kamis 06-08-2026,21:12 WIB
Astra Motor Buka Lowongan Unit Warehouse Administrator, Simak Syaratnya
Kamis 06-08-2026,21:05 WIB
Jangan Asal Miring, Ini Tips Menikung yang Aman Saat Berkendara
Kamis 06-08-2026,16:56 WIB
Tiga Guru SD IT Rabbani Mengaku Diberhentikan, Pihak Sekolah Sebut Berdasarkan Evaluasi Kinerja
Kamis 06-08-2026,16:50 WIB
Kajati Bengkulu Saiful Bahri Siregar Dimutasi, Anton Delianto Gantikan Posisinya
Kamis 06-08-2026,16:40 WIB