Murahnya harga jual karet saat ini, berdampak terhadap perekonomian warga. Kaur Pemerintahan Desa Batik Nau kecamatan Batik Nau, Agusti mengatakan turunnya harga karet itu mengakibatkan perekonomian warga lesu. Bahkan warga terpaksa berutang akibat penghasilannya menurun. \" Petani karet saat ini mengalami kesusahan akibat anjloknya harga jual karet,\" kata Agusti. Kondisi itu mengakibatkan warga mengharapkan ada bantuan dari pemerintah daerah untuk mengatasi solusi itu. Pasalnya, jika kondisi itu berkelanjutan, warga semakin terpuruk dan dikhawatirkan akan bangkrut. Sebagaimana diketahui, harga karet saat ini berada di posisi Rp 5 ribu per kilogram. Jelas harga tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan dan pendapatan warga.\" Harga jual karet saat ini tidak sebanding dengan biaya pupuk dan perawatan yang harus dikeluarkan,\" tukasnya. (117)
Harapkan Bantuan
Sabtu 10-05-2014,14:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,14:30 WIB
Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan Terbaru 2026, Siapkan Dokumen Ini
Jumat 06-11-2026,17:36 WIB
SDN 77 Padang Serai Overload, Warga dan DPRD Sepakat Usulkan Pendirian Sekolah Baru
Jumat 06-11-2026,09:58 WIB
Syarat Pengajuan Pinjaman KUR BRI Tahun 2026
Jumat 06-11-2026,15:10 WIB
Studi Zurich Ungkap 88 Persen Pekerja Tangguh Punya Kinerja Lebih Baik
Jumat 06-11-2026,09:52 WIB
Tak Perlu Halaman Luas, 5 Tanaman Hias Mini Ini Bikin Ruangan Lebih Asri
Terkini
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Oppo Find X10 Segera Hadir di Indonesia, Ini Bocoran Spesifikasi dan Keunggulannya\!
Jumat 06-11-2026,21:11 WIB