Murahnya harga jual karet saat ini, berdampak terhadap perekonomian warga. Kaur Pemerintahan Desa Batik Nau kecamatan Batik Nau, Agusti mengatakan turunnya harga karet itu mengakibatkan perekonomian warga lesu. Bahkan warga terpaksa berutang akibat penghasilannya menurun. \" Petani karet saat ini mengalami kesusahan akibat anjloknya harga jual karet,\" kata Agusti. Kondisi itu mengakibatkan warga mengharapkan ada bantuan dari pemerintah daerah untuk mengatasi solusi itu. Pasalnya, jika kondisi itu berkelanjutan, warga semakin terpuruk dan dikhawatirkan akan bangkrut. Sebagaimana diketahui, harga karet saat ini berada di posisi Rp 5 ribu per kilogram. Jelas harga tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan dan pendapatan warga.\" Harga jual karet saat ini tidak sebanding dengan biaya pupuk dan perawatan yang harus dikeluarkan,\" tukasnya. (117)
Harapkan Bantuan
Sabtu 10-05-2014,14:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 30-07-2026,14:21 WIB
Tangis Haru Iringi Bedah Rumah Korban Kebakaran, Syamsu Ihwan: REI Siap Dukung Program Bedah Rumah
Kamis 30-07-2026,14:43 WIB
Standing Instruction Diakui BTN, Dana Rp153 Juta Masih Belum Dicairkan, LPKRI Siap Lapor ke OJK
Kamis 30-07-2026,14:22 WIB
Kemarau Makin Kering, BMKG Imbau Warga Bengkulu Waspadai Kebakaran Lahan dan Hemat Air
Kamis 30-07-2026,14:39 WIB
Jaksa Agung Rotasi Pejabat, Wakajati hingga Dua Kajari di Bengkulu Berganti
Kamis 30-07-2026,14:29 WIB
Dukung Swasembada Pangan, Mian Minta BWSS VII Pastikan Pasokan Air Pertanian
Terkini
Kamis 30-07-2026,16:18 WIB
Bangun Rumah Semai Bibit Mangrove, AHM Tumbuhkan Harapan Baru bagi Pesisir Karawang
Kamis 30-07-2026,16:17 WIB
Layanan Servis Motor Terbaik, Ribuan Teknisi Bengkel AHASS Asah Kompetensi di Technical Skill Contest
Kamis 30-07-2026,16:13 WIB
Amankan Poin di Prancis, Ramadhipa Masuk 5 Besar Pebalap Terkencang paruh Musim
Kamis 30-07-2026,16:12 WIB
Era Baru Big Bike Petualang Dimulai, New NX500 Perdana Meluncur di Indonesia
Kamis 30-07-2026,16:09 WIB