KEPAHIANG, BE – Seluruh guru penerima tunjang sertifikasi di Kabupaten Kepahiang kini pasti sumringah. Pasalnya, pembayaran triwulan pertama tahun ini sebesar Rp 6,4 miliar sudah dilakukan Dinas Dikpora Kepahiang kemarin (30/4). Jumlah penerima tunjangan sertifikasi di Kepahiang sebanyak 845 guru mulai tingkat SD, SMP dan SMA/SMK di Kepahing. Jumlah ini sudah ditambah dengan 128 guru sertifikasi yang lulus tahun 2014 ini. \"Untuk triwulan pertama tahun 2014 ini, jumlah guru yang dipastikan sudah menerima SK Dirjen sebagai syarat penerima sertifikasi berjumlah 165 guru. Lebih kurang anggaran sertifikasi Rp 6.489.900 sudah dibayarkan kepada guru penerimanya di Kepahiang,\" ujar Ketua Sertifikasi Guru Kepahiang Riswo SPd. Dikatakannya, guru penerima tunjangan sertifikasi ini merupakan bersumber dari dana transfer daerah. Dananya langsung dari pusat yang dikirim ke daerah dan langsung ke rekening masing-masing penerimanya. “Kita harapkan para guru sertifikasi ini selektif dalam membelanjakan uangnya, dimana jangan semuanya dipakai untuk kepentingan pribadi saja. Gunakan juga untuk keperluan peningkatan kualitas mengajar masing-masing guru tersebut,” tandasnya. Sementara itu, sebanyak 190 guru harus ditunda pembayaran tunjangan sertifikasinya. Hal ini lantaran SK Dirjen sebagai acuan pembayaran tunjangan para guru ini belum turun. Penyebabnya, selain para guru sertifikasi ini masih salah dalam penyusunan laporan Dapodik, juga lantaran proses laporan jam mengajar untuk guru SMA/SMK masih menggunakan data manual saat ini. \"Sebanyak 190 guru penerima tunjangan setifikasi saat ini terpaksa belum dibayarkan tunjangan sertifikasinya. Hal ini lantaran untuk guru SMP dan SD yang menggunakan data Dapodik masih banyak salah dalam pengisiannya. Sementara untuk guru SMA/SMK masih manual sehingga dari 122 guru SMA/SMK yang menerima tunjangan sertifikasi ini sebanyak 34 guru belum dibayarkan, begitu juga dengan para pengawas di Kepahiang juga belum dibayarkan tunjangan sertifikasinya,\" jelas Riswo. Menurutnya, untuk guru yang belum dibayarkan tunjangan sertifikasi triwulan pertama ini, maka pembayaran tunjangan sertifikasinya akan dibayarkan pada triwulan selanjutnya. \"Terpaksa untuk guru yang masih tertunda pembayaran tunjangan sertifikasinya ini lantaran SK Dirjenya belum turun, pembayaranya kita rapel pada triwulan berikutnya. Memang untuk di Kepahiang baru tahun ini pembayaran tunjangan sertifikasinya dibayarkan pertriwulan, biasanya persemester,\" tandas Riswo.(505)
Sertifikasi Guru Cair Rp 6,4 M
Jumat 02-05-2014,15:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 18-04-2026,17:50 WIB
Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu Makin Mudah, Ini Cara Praktis Lewat BRImo
Sabtu 18-04-2026,15:38 WIB
Egrek Sentuh Kabel PLN, Pemuda di Seluma Meninggal di TKP
Sabtu 18-04-2026,15:18 WIB
Bank Bengkulu Bawa Event Nasional ke Daerah, Undian Simpeda Agustus 2026 Digelar di Bengkulu
Sabtu 18-04-2026,14:56 WIB
Wali Kota Bengkulu Ikut Berhaji, Persiapan Keberangkatan Jemaah 2026 Capai Tahap Akhir
Sabtu 18-04-2026,15:47 WIB
Bengkulu di Ring of Fire, Masyarakat Didorong Mandiri Hadapi Bencana
Terkini
Sabtu 18-04-2026,17:56 WIB
Rahasia Hidup Bahagia, Mulai dari Bersyukur hingga Jaga Kesehatan Mental
Sabtu 18-04-2026,17:50 WIB
Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu Makin Mudah, Ini Cara Praktis Lewat BRImo
Sabtu 18-04-2026,17:38 WIB
Ciptakan Suasana Kerja Nyaman, Ini Strategi Tingkatkan Produktivitas Karyawan
Sabtu 18-04-2026,16:41 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Komunitas Drone dan Fotografi Ramaikan Karnaval Batik Besurek 2026
Sabtu 18-04-2026,15:47 WIB