PETANI di Desa Taba Sating Kecamatan Tebat Karai, Kepahiang kini kesulitan mengeringkan gabah. Akibatnya kualitas beras akan menurun dan akan berimbas pula pada harga beras tersebut di pasaran. \"Sebelum digiling di penggilingan memang harus dikeringkan dulu, tapi kalau curah hujan yang tinggi seperti ini kami sangat kesulitan,\" ujar Arman (40). Dikatakannya, para petani biasanya mengeringkan gabah dengan cara tradisional, yakni mengeringkan gabah dengan bantuan sinar matahari. Karena tingginya curah hujan, maka petani kesulitan meningkatkan mutu gabah hasil panen. \"Kualitas gabah biasanya banyak dipengaruhi saat pengeringan, karena waktu digiling memang dibutuhkan gabah yang kering agar beras yang dihasilkan tidak pecah-pecah dan putih,\" jelasnya. (505)
Gabah Sulit Kering
Sabtu 26-04-2014,15:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 27-09-2026,21:38 WIB
Paguyuban Motor Honda Bengkulu Ramaikan Honda Bikers Day Regional Sumatera di Lampung
Minggu 27-09-2026,21:40 WIB
Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon
Terkini
Minggu 27-09-2026,21:40 WIB
Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon
Minggu 27-09-2026,21:38 WIB
Paguyuban Motor Honda Bengkulu Ramaikan Honda Bikers Day Regional Sumatera di Lampung
Jumat 25-09-2026,17:22 WIB
APBD Perubahan Bengkulu 2026 Disepakati, Belanja PPPK Mulai Diakomodasi
Jumat 25-09-2026,17:19 WIB
Pemprov Bengkulu Tindak Lanjuti Aspirasi Hari Tani, Konflik Agraria Jadi Perhatian
Jumat 25-09-2026,17:17 WIB