BENTENG, BE - Koordinator lapangan (Korlap) Guru Bantu Daerah (GBD) di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Hermantoni, kemarin menepati janjinya mendatangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Benteng. Hanya saja, pertemuan dengan Kadis Dikbud Benteng, Meizuar, SH menemui jalan buntu. Karena tidak ada kejelasan berarti mengenai pembayaran gaji guru bantu yang telah menunggak selama 4 bulan. Menyikapi masalah ini, para GBD merencanakan melakukan aksi atau demo pada akhir bulan April ini ke kantor Pemda Benteng, yang terletak di Desa Ujung karang Kecamatan Karang Tinggi. Demo dilakukan untuk meminta kejelasan dengan bupati Benteng, H. Ferry Ramli, SH.MH terkait nasib GBD ini. \"Jika sampai akhir bulan ini tidak ada kejelasan maka kami akan berdemo di kantor bupati,\" ungkap Hermantoni. Menurut Hermantoni, tidak ada alasan bagi Dinas Dikbud tidak membayarkan gaji mereka yang sudah menunggak hingga 4 bulan ini. Karena, pembayaran gaji GBD ini sudah dianggarkan di APBD tahun 2014 sebesar Rp 800 juta. Alasan apa bagi Dinas Dikbud, sehingga tidak akan membayarkan gaji GBD ini. Padahal, kinerja dari GBD ini cukup jelas untuk membantu mencerdaskan anak - anak di Bumi maroba Kite Maju ini. \"Kami berharap pemda dan instansi terkait jangan hanya ingin memeras keringat kami saja,\" katanya. Sementara itu, kadis Dikbud Benteng, Meizuar, SH mengakui belum membayarkan gaji GBD, dikarenakan belum ada dasar hukumnya. Seperti, SK (surat Keputusan) dari bupati Benteng, H. Ferry Ramli, SH.MH ini. Karena, jika tetap dibayarkan maka Dikbud yang akan menanggung resiko di proses oleh pihak berwajib. Apalagi saat ini, belum ada SK para GBD ini, sehingga secara otomatis belum ada dasar hukumnya. \"Bukan kita tidak mau membayar gaji GBD ini, namun dasar hukumnya belum ada. Memang kalau anggarannya ada di APBD,\" ujarnya. Ia meminta agar para GBD ini untuk bersabar terlebih dahulu terkait untuk pembayaran gaji mereka. Karena, tetap akan dibayarkan namun harus diproses terlebih dahulu dasar hukumnya. Sejauh ini, yang menjadi dasar hukumnya masih dipelajari oleh pihaknya. Jika dasar hukumnya sudah jelas maka pembayaran gaji GBD ini akan segera diproses dan dibayarkan. \"Yang jelas kita berupaya dalam waktu dekat ini akan kita bayarkan,\" terangnya. (111)
GBD Ancam Demo Pemda
Selasa 22-04-2014,16:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 28-05-2026,09:53 WIB
Pelabuhan Pulau Baai dan Denyut Ekonomi Bengkulu
Kamis 28-05-2026,10:02 WIB
Menengok Lika-Liku Masyarakat Indonesia 'Berteman' dengan AI
Kamis 28-05-2026,11:08 WIB
Geger di Kota Manna! Pria Berbaju Putih Acungkan Sajam di Depan Kafe, Diduga Oknum Pejabat Kementerian
Kamis 28-05-2026,10:41 WIB
PT TLB Serahkan Hewan Kurban untuk Anak-Anak Panti Asuhan Mandiri Padang Serai dan Warga Teluk Sepang
Kamis 28-05-2026,09:49 WIB
Pemerintah Kejar Kemandirian Energi dari EBT Hadapi Situasi Geopolitik
Terkini
Kamis 28-05-2026,15:42 WIB
Kasus Minyak Goreng Ilegal Bengkulu Naik ke Bareskrim, Seluruh Pihak Terlibat Dilaporkan
Kamis 28-05-2026,15:33 WIB
Dianiaya Tetangga, Warga Sumber Jaya Alami Memar di Mata dan Lapor Polisi
Kamis 28-05-2026,15:30 WIB
Motor Terparkir di Depan Kosan, Mahasiswi Asal Bengkulu Selatan Jadi Korban Curanmor
Kamis 28-05-2026,15:27 WIB
Kejati Bengkulu Salurkan 6 Sapi dan 2 Kambing Kurban untuk Panti Asuhan dan Masyarakat
Kamis 28-05-2026,15:23 WIB