KEPAHIANG, BE - Proses rekapitulasi hasil perhitungan suara yang merupakan bagian tahapan Pemilu di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dinilai lamban oleh beberapa pihak. Terbukti, pada saat memasuki tahapan rekapitulasi suara di formulir C1 banyak para saksi sudah lebih dulu meninggalkan TPS dan petugas PPS. \"Pada saat proses rekapitulasi perhitungan suara di formulir C1 sangat lambat, buktinya hingga malam belum kunjung selesai. Sehingga kami para saksi tidak tahan lagi menunggu disana, ya akhirnya kami lebih memilih meninggalkan TPS,\" ungkap salah satu saksi, Eka S (28) diamini sejumlah saksi lainnya. Dikatakannya, apalagi perhitungan juga belum selesai hingga dini hari, terang saja dirinya dan beberapa rekan saksi lainnya ingin istirahat. Sehingga rekapitulasi perhitungan suara ditunda. \"Sebenarnya kami tidak juga ingin sampai terjadi seperti ini, tapi harus bagaimana. Terlebih lagi petugas KPPS kurang sosialisasi,\" sesalnya. Terpisah, Ketua KPU Kepahiang Ujang Irmansyah SP secara tidak langsung membantah anggapan itu. Menurutnya, tahapan pelaksanaan Pemilu memang seperti itu mekanismenya. \"Disini saya coba meluruskan, berdasarkan aturan baru saat ini memang semuanya harus ditulis tangan. Jadi berbeda dengan Pemilu periode lalu,\" ujar Ujang. Menurutnya, ratusan rangkap formulir C1 hingga C5 semuanya harus ditulis tangan oleh PPS. Kalau tidak dilakukan, maka melanggar mekanisme yang dituangkan dalam aturan. \"Jadi kita berharap saksi ataupun pihak lainnya dapat mamahami mekanisme ini. Perlu diketahui suksesnya pelaksanaan Pemilu melibatkan semua pihak, termasuk saksi,\" tandasnya.(505)
Rekapitulasi Suara Dinilai Lamban
Sabtu 12-04-2014,15:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,16:45 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Suara soal Dugaan Penyadapan Nomor Gibran
Rabu 04-11-2026,15:35 WIB
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Dinyatakan Tak Terbukti Korupsi Mega Mall
Rabu 04-11-2026,15:56 WIB
Mulai Desember, Seluruh Pengiriman CPO Bengkulu Ditargetkan Wajib Berlabel Asal Daerah
Rabu 04-11-2026,16:05 WIB
Kapolresta Bengkulu Ancam Copot Jabatan Polisi yang Masuk THM
Rabu 04-11-2026,15:51 WIB
SBY Sentil Kasus Penyadapan Ilegal Lewat Cuitan Politik Liar
Terkini
Kamis 05-11-2026,14:51 WIB
Dua Pejabat RSKJ Ditahan, Dugaan Suap 93 Pegawai Rugikan Negara Rp1,7 Miliar
Kamis 05-11-2026,14:46 WIB
Bebas Murni! Bang Ken Akhirnya Keluar Rutan, Ini Pesan Pertamanya
Kamis 05-11-2026,14:42 WIB
Kombes Racing Bawa Aspirasi Anak Muda, Sirkuit Rp30 Miliar Jadi Target Bengkulu
Kamis 05-11-2026,14:35 WIB
Residivis Curanmor Kembali Berulah, Motor Teman Dijual, Uang Hasilnya untuk Judi Online
Kamis 05-11-2026,14:30 WIB