TUBEI,BE – Pejabat fungsional di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Lebong sejauh ini belum menunjukkan kinerja yang optimal dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi). Padahal pejabat fungsional memiliki peran penting dalam menyukseskan program yang dijalankan oleh SKPD. Sebab, pejabat fungsional mayoritas menghabiskan waktunya dilapangan untuk memantau pelaksanaan program. Namun sejauh ini, masih banyak pejabat fungsional di lingkup SKPD Kabupaten Lebong menganggap jabatan fungsional adalah sebagai hukuman karena merasa fungsional artinya tidak terpakai alias masuk kotak. Seperti yang sampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lebong H Guntur SSos melalui Kabid Mutasi, Pemberhentian dan Pensiun Pegawai Khirdes Lapendo Pasju SSTP kepada BE kemarin. \"Jabatan fungsional itu sebenarnya bukan hukuman. Justru pejabat fungsional memiliki peran besar dalam menyukseskan program yang ada di SKPD,\" jelas Khirdes. Sementara disisi lain, dana yang dianggarkan untuk membayar tunjangan pejabat fungsional cukup besar. Ditambahkan Khirdes Pemkab belum mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebab mengapa pejabat fungsional di lingkup Pemkab Lebong belum diberdayakan dengan baik. \"Tentu ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut. Tapi, pemahaman kalau jabatan fungsional ini adalah sebagai hukuman, ini yang harus berlahan-lahan kita ubah,\" kata Khirdes. Terpisah, mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan yakni Fahrurrozi Ssos MSi yang saat ini menjabat sebagai fungsional di Dinas Kehutanan dan Perkebunan saat dikonfirmasi BE menjelaskan dirinya tidak merasa jabatan fungsional sebagai jabatan hukuman. Dirinya berfikir positif mengenai jabatannya saat ini mungkin dikarenakan dirinya dianggap tidak mampu mengemban tugas sebagai Plt Kadishutbun selama 2 tahun lebih. \"Saya sama sekali tidak merasa fungsional sebagai jabatan hukuman. Saya berfikir positif saja, mungkin selama 2 tahun menjabat sebagai Plt Kadishutbun saya dianggap kurang mampu, makanya saya diganti. Kalau saya dianggap mampu mungkin saya sudah didefinitifkan,\" ucap pria yang akrab disapa Rozi ini.(777)
Jabatan Fungsional Dinilai Hukuman
Kamis 03-04-2014,14:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 06-05-2026,21:45 WIB
SMK Negeri 3 Seluma Ikuti UKK Versi Industri untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja
Kamis 07-05-2026,10:30 WIB
HUT ke-75 Persaja, Kajari Bengkulu Selatan Tekankan Integritas dan Penegakan Hukum Humanis
Kamis 07-05-2026,10:27 WIB
Libatkan Ahli Lingkungan dan Kehutanan, Kejari Perkuat Jerat Hukum Kasus Bukit Rabang
Kamis 07-05-2026,10:45 WIB
Wabup Yevri Harap Pendapatan Daerah Meningkat Lewat Inovasi dan Sinergi OPD
Kamis 07-05-2026,10:22 WIB
Molek Masuk Jurang di Jalur Lebong Tandai Bengkulu Utara, Butuh Perhatian Pemprov
Terkini
Kamis 07-05-2026,18:44 WIB
Sengketa Lahan, Kantor DPD Golkar Kota Bengkulu Disegel Ahli Waris Pakai Pagar Seng
Kamis 07-05-2026,18:37 WIB
Optimalkan PAD Sektor Wisata, Disparpora Mukomuko Siapkan Peraturan Bupati
Kamis 07-05-2026,18:35 WIB
PUPR Kota Bengkulu Mulai Cicil Proyek Jalan dan Normalisasi Drainase
Kamis 07-05-2026,18:29 WIB
Kejari Bengkulu Musnahkan Barang Bukti 106 Perkara, Ribuan Pil hingga Sajam Geng Motor Dibakar
Kamis 07-05-2026,18:25 WIB