BENGKULU, BE - Rencana Pemerintah Kota untuk melakukan pembongkaran terhadap sejumlah rumah warga di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Belakang Pondok yang dinyatakan melanggar Garis Sempadan Jalan (GSJ) tampaknya akan berlangsung mulus. Pasalnya, sejumlah warga dapat memahami niat baik pemerintah yang ingin melaksanakan program pembangunan trotoar di kawasan Balai Kota ini. Namun, mereka meminta pembongkaran ini dilakukan dengan sejumlah solusi yang tidak merugikan warga. Sebagaimana diungkapkan Ujang (38), salah satu pemilik warung buah-buahan di kawasan tersebut. Menurutnya, pihaknya tidak keberatan bilamana rencana pembongkaran yang akan dilakukan Pemerintah Kota dijalankan. Namun ia minta agar penghidupan tidak sampai mati. \"Sejak awal kami sudah mendukung niat baik walikota untuk merapikan kota ini. Kami sudah memundurkan jualan hingga ke bibir jalan. Kalaupun kami disuruh membongkar atap tambahan kami, tidak masalah. Tapi akan menjadi masalah ketika atap kami dibongkar, buah-buah kami akan tersengat matahari dan cepat membusuk. Ujung-ujungnya kami yang rugi,\" katanya, kemarin. Ia berharap, solusi tersebut dapat dipecahkan saat ia bersama warga lainnya melakukan dialog. Hanya saja, ia meminta dialog tersebut dijadwalkan oleh Pemerintah Kota. Warga mengaku siap mendatangi walikota kapan pun dijadwalkan. \"Atau kalau walikota mau berdialog langsung dengan kami di sini, kami tentu lebih bersyukur,\" ungkapnya. Senada disampaikan Iwan (33), salah satu pemilik usaha variasi mobil dan motor di kawasan tersebut. Menurutnya, langkah Pemerintah Kota untuk membangun trotoar di kawasan tersebut memang sudah tepat. Ia bahkan meminta agar trotoar tersebut dapat mengakomodir jalan masuk bagi kendaraan-kendaraan yang akan masuk ke bengkelnya. \"Ya kalau bisa pas di bagian kios kami ini dibuatkan jalan masuk untuk mobil atau motor yang mau divariasi. Sebab jika dibuat trotoar seperti yang biasanya maka akan susah. Bisa-bisa orang tidak mau memasang variasi di tempat kami. Kami minta pemerintah dapat memahami maksud kami,\" paparnya. Sebelumnya, Kabag Humas Setda Kota, Dr H Salahuddin Yahya MSi, mengatakan, Pemerintah Kota terbuka terhadap setiap aspirasi masyarakat yang ditujukan untuk kebaikan bersama. Ia mempersilakan warga untuk dapat mengikuti kegiatan Pemerintah Kota seperti Zuhur Rabu berjamaah dan menyampaikan aspirasi tersebut langsung kepada walikota. (009)
Warga Setuju Pembongkaran
Rabu 26-03-2014,13:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 20-03-2026,09:17 WIB
Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Bengkulu Utara Digelar di 13 Lokasi
Jumat 20-03-2026,15:44 WIB
Mudik Nyaman Bersama Honda, Ribuan Konsumen Setia Berangkat Pulang Kampung
Jumat 20-03-2026,18:06 WIB
Presiden Imbau Hemat Energi, Pertamina Bagi Tips Masak yang Lebih Efisien
Jumat 20-03-2026,20:14 WIB
Polisi Amankan Salat Id Muhammadiyah di Kaur, Kapolres Minta Jaga Toleransi
Jumat 20-03-2026,15:51 WIB
Ribuan Warga Muhammadiyah Rejang Lebong Gelar Shalat Idul Fitri di Lima Lokasi
Terkini
Jumat 20-03-2026,20:14 WIB
Polisi Amankan Salat Id Muhammadiyah di Kaur, Kapolres Minta Jaga Toleransi
Jumat 20-03-2026,20:10 WIB
BMKG Bengkulu Prediksi Cuaca Cerah Berawan saat Idulfitri, Warga Diminta Tetap Waspada
Jumat 20-03-2026,20:08 WIB
DLH Kota Bengkulu Siagakan 200 Personel Kebersihan Saat Idul Fitri
Jumat 20-03-2026,20:07 WIB
Pemkot Bengkulu Gelar Salat Idul Fitri di Dua Lokasi, Warga Tetap Bisa Bersilaturahmi dengan Wali Kota
Jumat 20-03-2026,20:04 WIB