NAPAL PUTIH, BE - Belum diperbaiki jalan menuju Desa Lebong Tandai Kecamatan Napal Putih, hingga saat ini. Warga di wilayah itu harus mengeluarkan biaya lebih, untuk keluar dan masuk ke desa. Sebelumnya hanya satu kali naik molek (kereta), saat ini terpaksa harus dua kali. Biaya sekali naik molek sebesar Rp 25 ribu. \" Pemerintah daerah semestinya memperhatikan jeritan warga Lebong Tandai, yang terisolir, \" kata Kades Lebong Tandai, Kamarudin. Sedangkan untuk jalan alternatif lain, belum ada. Hal itu menjadikan warga semakin terpuruk, karena wilayah Lebong Tandai masih dikelilingi hutan. Imbasnya, harga barang-barang di desa itu melonjak beberapa kali lipat dibandingkan daerah lain. \"Warga desa, kalau mau keluar desa mungkin berfikir dulu.Selain butuh biaya besar, resiko musim hujan seperti ini juga besar. Jalan licin dan takut longsor karena kondisi jalan ada yang diperbukitan, dan dekat dengan jurang,\" jelasnya. (117)
Rel Putus, Warga Terisolir
Sabtu 22-03-2014,12:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 28-06-2026,21:12 WIB
Honda Genio Tawarkan Desain Stylish dengan Fitur Modern untuk Mobilitas Harian
Minggu 28-06-2026,15:30 WIB
Destita Khairilisani Optimistis Kepemimpinan Sultan Perkuat Pembangunan Bengkulu
Minggu 28-06-2026,21:28 WIB
Motor Honda Makin Mudah Diurus, Aplikasi Motorku X Hadirkan Layanan Praktis Lewat Ponsel
Minggu 28-06-2026,15:50 WIB
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin Pimpin TP Sriwijaya, Membuka Peluang Besar Sinergi Masyarakat Sumbagsel
Senin 29-06-2026,14:12 WIB
Ditinjau Dirjen Cipta Karya Chandra Situmorang, Pemkot Bengkulu Tegaskan Dukung Penuh Penataan DDTS
Terkini
Senin 29-06-2026,15:06 WIB
Polemik Batu Bara Bengkulu Tengah, Pemprov dan Polda Cari Titik Temu
Senin 29-06-2026,15:02 WIB
Pemkot Bengkulu Umumkan 30 Lulusan Capaska 2026
Senin 29-06-2026,14:56 WIB
Kasus Cik Oboy Makin Melebar, Polisi Bongkar Aliran Dana dan Buru Dugaan Pelaku Lain
Senin 29-06-2026,14:48 WIB