NAPAL PUTIH, BE - Belum diperbaiki jalan menuju Desa Lebong Tandai Kecamatan Napal Putih, hingga saat ini. Warga di wilayah itu harus mengeluarkan biaya lebih, untuk keluar dan masuk ke desa. Sebelumnya hanya satu kali naik molek (kereta), saat ini terpaksa harus dua kali. Biaya sekali naik molek sebesar Rp 25 ribu. \" Pemerintah daerah semestinya memperhatikan jeritan warga Lebong Tandai, yang terisolir, \" kata Kades Lebong Tandai, Kamarudin. Sedangkan untuk jalan alternatif lain, belum ada. Hal itu menjadikan warga semakin terpuruk, karena wilayah Lebong Tandai masih dikelilingi hutan. Imbasnya, harga barang-barang di desa itu melonjak beberapa kali lipat dibandingkan daerah lain. \"Warga desa, kalau mau keluar desa mungkin berfikir dulu.Selain butuh biaya besar, resiko musim hujan seperti ini juga besar. Jalan licin dan takut longsor karena kondisi jalan ada yang diperbukitan, dan dekat dengan jurang,\" jelasnya. (117)
Rel Putus, Warga Terisolir
Sabtu 22-03-2014,12:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 17-04-2026,09:29 WIB
SEBUAH KISAH TENTANG DIA (1)
Jumat 17-04-2026,14:45 WIB
Polsek Kedurang Ilir Bekuk Residivis Curanmor, Ungkap Aksi di Tiga TKP
Jumat 17-04-2026,14:26 WIB
Bengkulu Perkuat Sistem Peringatan Dini, Antisipasi Ancaman Megathrust
Jumat 17-04-2026,14:31 WIB
Wali Kota Bengkulu Tekankan Pelayanan Prima Saat Launching BerubekDok
Jumat 17-04-2026,14:38 WIB
Kastilon Nahkodai Dukcapil, Bupati Tekankan Pelayanan Tanpa Keluhan
Terkini
Jumat 17-04-2026,17:33 WIB
Semarak HUT ke-25 Pino Raya, Wabup Bengkulu Selatan Ajak Tingkatkan Semangat Pembangunan
Jumat 17-04-2026,17:28 WIB
Pledoi di Sidang Korupsi Pasar Panorama, Bujang HR Klaim Tak Terima Uang, Sebut Hanya Lalai Administrasi
Jumat 17-04-2026,17:27 WIB
BULOG Bengkulu Pastikan Minyakita Aman di Pasar, Harga Tetap Sesuai HET
Jumat 17-04-2026,17:25 WIB
Pemkot Bengkulu Gandeng Perpamsi, Benahi Kinerja Perumda Tirta Hidayah
Jumat 17-04-2026,17:23 WIB