CURUP, BE - Tiga dari 4 siswa SMKN I Curup yang sempat diamankan dari jalan Infanteri Desa Teladan Kecamatan Curup Selatan, akhirnya dipulangkan ke orang tua masing-masing, Jum\'at (14/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelumnya, mereka ditangkap karena diduga akan melakukan penyerangan terhadap salah satu siswa di SMPN 2 Curup Selatan, Rabu (12/3) lalu. Keempat siswa tersebut sempat menginap di sel tahanan Mapolres Rejang Lebong (RL). Mereka yang dibebaskan adalah OG (17), warga desa Pulogeto Kepahiyang, RA (17) warga kelurahan Pelabuhan Baru Kecamatan Curup dan IN (16), warga Lintang Kabupaten Empat Lawang. Sedangkan seorang pelajar berinisial LE (16) warga Lintang Kabupaten Empat Lawang yang juga diamankan, tetap ditahan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut atas ditemukannya senjata tajam jenis parang di dalam tas miliknya saat diamankan petugas. Kapolres RL, AKBP Edi Suroso SH melalui, Paur Humas, Aiptu Tri Sumarsono kepada wartawan menerangkan, ketiga siswa yang diamankan diminta mengisi surat pernyataan tidak akan melakukan perbuatan serupa dikemudian hari untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang. “Kami masih melakukan penyelidikan terhadap kepemilikan senjata tajam tersebut. Jika nantinya tidak terbukti tentu LE akan kita kembalikan juga kepada orang tuanya. Sebaliknya, jika hasil pemeriksaan ternyata terbukti, maka LE akan kita proses sesuai dengan UU darurat nomor 12 tahun 1951,” ujar Tri. Empat pelajar SMKN I Curup sebelumnya diamankan petugas ke Mapolres RL lantaran tertangkap tangan membawa senjata tajam jenis parang saat mendatangi gedung sekolah SMPN 2 Curup Selatan. Mirisnya, konflik antar pelajar itu di picu oleh permasalahan rebutan pacar antara salah satu rekannya berinisial AN dengan siswa kelas 3 SMPN 2 Curup Selatan berinisial RI. AN merupakan kerabat dari IN pelajar sempat diamankan. Sebanyak 18 orang siswa SMKN I Curup setidaknya sudah berada di sekitar gedung sekolah SMPN 2 Curup Selatan untuk melakukan penyerangan. Salah satu guru yang mengetahui niat pelajar ini akhirnya memeberitahu petugas sehingga aksi tawuran bisa dicegah. (999)
3 Siswa Bebas, 1 Tetap Ditahan
Sabtu 15-03-2014,09:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 25-10-2026,19:00 WIB
Puncak Honda Bikers Day 2026, 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan di Ambarawa
Senin 26-10-2026,11:54 WIB
Dino Patti Djalal Buka Suara, Tegaskan 28 Tahun Mengabdi untuk Indonesia dan Bantah Tak Nasionalis
Senin 26-10-2026,09:47 WIB
Laporan Rahasia CIA Terungkap, Israel Dibayangi Ancaman Perang Saudara! Ini Pemicunya
Senin 26-10-2026,09:37 WIB
Karhutla Didorong Jadi Bencana Nasional, Nuroji Soroti Konsekuensi yang Harus Dipertimbangkan
Senin 26-10-2026,09:23 WIB
Bentuk Segitiga di Telapak Tangan, Benarkah Jadi Pertanda Datangnya Rezeki?
Terkini
Senin 26-10-2026,14:44 WIB
Peran Pesantren Dinilai Besar, Bapperida Mukomuko Dorong Kebijakan Lebih Berpihak
Senin 26-10-2026,14:34 WIB
SP3 Kasus Sawit 1,5 Ton Digugat, Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan SKT 1987
Senin 26-10-2026,14:31 WIB
Polisi Masuk Sekolah, Kapolres Mukomuko Bahas Bullying hingga Game Online
Senin 26-10-2026,14:06 WIB
Helm, Sabuk Pengaman, dan Surat Kendaraan Jadi Sorotan dalam Operasi Patuh Nala 2026 di Mukomuko
Senin 26-10-2026,14:01 WIB