Masih minimnya irigasi/siring permanen di persawahan warga Desa Tangua (Bentangur) Kecamatan Uram Jaya membuat sawah petani setempat kekurangan air. Apalagi siring yang biasa mereka buat untuk mengalirkan air ke sawah tidak terlalu lebar. Sehingga air yang masuk terbilang sedikit. \"Siring yang kami gali juga tidak akan bertahan lama. Malah sering kali putus dan tertimbun. Apa lagi yang kami buat tidak cukup lebar untuk mencapai air merata ke sekitar 60 sampai 65 hektare hamparan sawah milik warga Desa saya,\" kata Erson Kanedi, Kades Tangua. Saat ini, lanjut Erson, warganya masih memanfaatkan aliran air untuk pengairan sawah dari Kota Agung. Itupun menurutnya masih sering tersendat dan tidak sampai merata ke seluruh sawah warga. \"Kita sudah berupaya mengusulkan agar adanya pembangunan irigasi di wilayah persawahan desa kami. Terutama dimasukan dalam usulan dari desa kami saat Musrenbang Kecamatan,\" ucap Erson.(777)
Desa Butuh Irigasi
Kamis 13-03-2014,15:32 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,14:54 WIB
Geliat Roda Ekonomi di Balik Arus Mudik: Antara Tradisi dan Potensi Kebijakan “Gerak Bersama"
Minggu 22-03-2026,14:56 WIB
Warga Membludak, Yasinan Massal di TPU Gunung Selan Kian Semarak
Minggu 22-03-2026,15:25 WIB
Pawai Obor Terangi Kota Manna
Minggu 22-03-2026,21:42 WIB
Hiburan Rakyat Persembahan Bupati Dipadati Warga Seluma
Minggu 22-03-2026,15:07 WIB
Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada 24 sampai 29 Maret 2026
Terkini
Minggu 22-03-2026,21:42 WIB
Hiburan Rakyat Persembahan Bupati Dipadati Warga Seluma
Minggu 22-03-2026,17:43 WIB
Garuda Indonesia Hentikan Operasional di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
Minggu 22-03-2026,17:09 WIB
Propam Polda Bengkulu Ingatkan Anggota Jaga Disiplin dan Maksimalkan Pelayanan ke Masyarakat
Minggu 22-03-2026,17:06 WIB
Akui Kesalahan Terdakwa Kasus Koripso Batubara Siap Kembalikan KN Rp159 M
Minggu 22-03-2026,17:02 WIB