Masih minimnya irigasi/siring permanen di persawahan warga Desa Tangua (Bentangur) Kecamatan Uram Jaya membuat sawah petani setempat kekurangan air. Apalagi siring yang biasa mereka buat untuk mengalirkan air ke sawah tidak terlalu lebar. Sehingga air yang masuk terbilang sedikit. \"Siring yang kami gali juga tidak akan bertahan lama. Malah sering kali putus dan tertimbun. Apa lagi yang kami buat tidak cukup lebar untuk mencapai air merata ke sekitar 60 sampai 65 hektare hamparan sawah milik warga Desa saya,\" kata Erson Kanedi, Kades Tangua. Saat ini, lanjut Erson, warganya masih memanfaatkan aliran air untuk pengairan sawah dari Kota Agung. Itupun menurutnya masih sering tersendat dan tidak sampai merata ke seluruh sawah warga. \"Kita sudah berupaya mengusulkan agar adanya pembangunan irigasi di wilayah persawahan desa kami. Terutama dimasukan dalam usulan dari desa kami saat Musrenbang Kecamatan,\" ucap Erson.(777)
Desa Butuh Irigasi
Kamis 13-03-2014,15:32 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 25-10-2026,12:33 WIB
Dekan Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Apresiasi Syariah Expo dan Pawai Hari Santri
Minggu 25-10-2026,19:00 WIB
Puncak Honda Bikers Day 2026, 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan di Ambarawa
Terkini
Minggu 25-10-2026,19:00 WIB
Puncak Honda Bikers Day 2026, 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan di Ambarawa
Minggu 25-10-2026,12:33 WIB
Dekan Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Apresiasi Syariah Expo dan Pawai Hari Santri
Jumat 23-10-2026,17:05 WIB
Pemanfaatan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota Bengkulu Ditargetkan Beroperasi 2027
Jumat 23-10-2026,17:03 WIB
Program 4 in 1 Antar Dokumen ke Rumah Duka, Inovasi Pemkot Bengkulu Dapat Apresiasi Dukcapil Pusat
Jumat 23-10-2026,15:00 WIB