Turunnya harga karet yang mencapai Rp 6 ribu rupiah per kilogramnya, membuat petani resah. Padahal di kabupaten BU, jumlah petani karet lebih banyak dibandingkan dengan petani sawit. \"Harga yang tidak stabil dan normal ini mengakibatkan petani karet rugi. Tidak diketahui apa penyebabnya, yang jelas sesuai perkembangan harga karet sangat anjlok,\" ungkap Kades Lubuk gedang kecamatan Lais, Mustadi. Untuk harga karet saat normal menembus Rp 12 ribu/kilogram. Kondisi harga jual karet saat ini berimbas menurunnya perekonomian masyarakat. Belum lagi, hasil menjaul karet tidak mampu mencukupi kebutuhan pokok. \" Diharapkan pemerintah daerah mencari solusi agar harga karet kembali normal,\" pintanya. (117)
Harga Karet Belum Normal
Jumat 07-03-2014,13:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 16-04-2026,17:23 WIB
Tepis Isu Potong TPP, BKD Mukomuko Beberkan Alur Verifikasi Ketat di BKPSDM
Kamis 16-04-2026,17:08 WIB
Kejari Bengkulu Selatan Tetapkan 3 Tersangka Kasus SHM HPT Bukit Rabang, Pastikan Proses Sesuai Prosedur
Kamis 16-04-2026,16:14 WIB
TPPS Kota Bengkulu Matangkan Strategi, Targetkan Penurunan Stunting Lebih Signifikan
Kamis 16-04-2026,16:56 WIB
Enam Jonder Hadir di Bengkulu Selatan, Produktivitas Pertanian Ditarget Naik
Kamis 16-04-2026,16:37 WIB
Sempat Tertunda, Layanan Cuci Darah di RSMY Kembali Normal Siang Ini
Terkini
Jumat 17-04-2026,09:29 WIB
SEBUAH KISAH TENTANG DIA (1)
Kamis 16-04-2026,17:31 WIB
BPBD Mukomuko Dorong KRB Jadi Dasar RPJMD
Kamis 16-04-2026,17:23 WIB
Tepis Isu Potong TPP, BKD Mukomuko Beberkan Alur Verifikasi Ketat di BKPSDM
Kamis 16-04-2026,17:08 WIB
Kejari Bengkulu Selatan Tetapkan 3 Tersangka Kasus SHM HPT Bukit Rabang, Pastikan Proses Sesuai Prosedur
Kamis 16-04-2026,17:00 WIB