Turunnya harga karet yang mencapai Rp 6 ribu rupiah per kilogramnya, membuat petani resah. Padahal di kabupaten BU, jumlah petani karet lebih banyak dibandingkan dengan petani sawit. \"Harga yang tidak stabil dan normal ini mengakibatkan petani karet rugi. Tidak diketahui apa penyebabnya, yang jelas sesuai perkembangan harga karet sangat anjlok,\" ungkap Kades Lubuk gedang kecamatan Lais, Mustadi. Untuk harga karet saat normal menembus Rp 12 ribu/kilogram. Kondisi harga jual karet saat ini berimbas menurunnya perekonomian masyarakat. Belum lagi, hasil menjaul karet tidak mampu mencukupi kebutuhan pokok. \" Diharapkan pemerintah daerah mencari solusi agar harga karet kembali normal,\" pintanya. (117)
Harga Karet Belum Normal
Jumat 07-03-2014,13:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 29-07-2026,15:26 WIB
Sidang PT RSM, Saksi Ahli Nilai Pertanggungjawaban Melekat pada Perusahaan
Rabu 29-07-2026,14:40 WIB
Tax Ratio Bengkulu Turun, DJP Bidik Perusahaan Sawit yang Terdaftar di Luar Daerah
Rabu 29-07-2026,15:06 WIB
Pledoi Latifa Tusa'diah: Klaim Mengalami Tekanan, Akui Ambil Uang, dan Mohon Keringanan Hukuman
Terkini
Rabu 29-07-2026,15:28 WIB
Pemkot Bengkulu Optimalkan Dana BOSP Rp60 Miliar Demi Pendidikan Berkualitas
Rabu 29-07-2026,15:26 WIB
Sidang PT RSM, Saksi Ahli Nilai Pertanggungjawaban Melekat pada Perusahaan
Rabu 29-07-2026,15:24 WIB
Tepis Isu Kelangkaan, Kemenag Mukomuko Garansi Pelayanan Buku Nikah di Seluruh KUA Lancar
Rabu 29-07-2026,15:23 WIB
Tutup Celah Penyelewengan Dana BOS Madrasah, Kemenag Mukomuko Gandeng Jaksa
Rabu 29-07-2026,15:21 WIB