SINDANG KELINGI, BE- Kasus matinya ternak sapi bantuan kembali terjadi. Di kelompok tani Surya Mandiri Desa Blitar Seberang Kecamatan Sindang Kelingi, dari 33 ekor sapi bantuan yakni 30 sapi betina dan 3 sapi jantan, sebanyak 10 ekor ternak sapi, mati dalam jangka waktu 2 minggu setelah sapi tersebut diterima oleh kelompok tani. Kepala Desa Belitar Seberang, Jauhari ditemui Bengkulu Ekspress mengatakan, matinya sapi bantuan tersebut karena terlalu kecil dan belum cocok untuk dibagikan, karena belum cukup umur untuk disapih. Setelah sapi tersebut tiba di kelompok tani Surya Mandiri, sapi tersebut tidak mau makan dan hanya minum. Sehingga sapi tersebut sangat kurus dan kini banyak yang sakit. Namun, ketua kelompok tani Surya Mandiri, Kasyadi, dihubungi melalui telepon mengatakan bahwa sapi bantuan yang mati hanya 4 ekor. Sedangkan beberapa warga Desa Belitar Seberang yang tidak mau disebutkan namanya, kepada BE mengatakan bahwa sapi bantuan yang mati sudah 10 ekor. (cw1)
Lagi, 10 Sapi Bantuan Mati
Selasa 04-03-2014,10:23 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 14-04-2026,15:45 WIB
Mapping Kerawanan, Pemkab Mukomuko Gandeng APH Perketat Pengamanan Pilkades di 37 Desa
Selasa 14-04-2026,09:39 WIB
Resmi Dilauncing, Remis Jadi Maskot MTQ-37 Seluma
Selasa 14-04-2026,11:53 WIB
PUPR Sidak Proyek, Jalan Air Kemang Dibangun Maksimal
Selasa 14-04-2026,13:20 WIB
Penulisan Nama Harus 2 Suku Kata dan 60 Karakter, Ini Penjelasan Disdukcapil Kota Bengkulu
Selasa 14-04-2026,13:16 WIB
Pemkot Bengkulu Dorong Pengaktifan Risma, Wali Kota: Bentengi Generasi Muda dari Tren Negatif
Terkini
Selasa 14-04-2026,15:48 WIB
DPMD Mukomuko Deadline Desa Kirim Berkas Lomba Awal Mei Mendatang
Selasa 14-04-2026,15:45 WIB
Mapping Kerawanan, Pemkab Mukomuko Gandeng APH Perketat Pengamanan Pilkades di 37 Desa
Selasa 14-04-2026,15:29 WIB
Persiapan Haji Bengkulu 2026 Capai Tahap Final, Pemprov Pastikan Kesiapan Menyeluruh
Selasa 14-04-2026,15:00 WIB
Penasihat Hukum Klaim Dana Beby–Sakya Hussy Transparan, Bantah Unsur TPPU
Selasa 14-04-2026,14:58 WIB