BENGKULU, BE - Sekretaris Daerah (Sesda) Kota Bengkulu, Drs H Yadi MM, menyatakan, Pemerintah Kota akan membahas tuntutan para honorer kategori 2 (K2) yang melakukan aksi demonstrasi ke DPRD Kota Bengkulu dengan KemenPAN RB. Pasalnya, kebijakan mengenai para tenaga honorer di lingkungan pemerintah diatur secara terpusat. \"Walikota kita sedang berada di Jakarta untuk membahas masalah ini,\" kata Yadi, kemarin. Yadi menyampaikan, seluruh tuntutan honorer k2 seperti pengangkatan sebagai CPNS, menggugat PP No 56 Tahun 2012 dan UU ASN, menolak CPNS 2014 serta mengusut adanya oknum yang memanipulasi data honorer, semua akan ditindaklanjuti. \"Seharusnya saya mendampingi walikota ke sana. Namun karena kondisi saya kurang prima, maka saya meminta BKD ikut serta mendampingi Pak Wali. Semua tuntutan ini akan dikomunikasikan di sana. Nanti dari sana baru kita bisa memberikan informasi terhadap perkembangannya,\" ucap Yadi. Menurutnya, Pemerintah Kota tetap akan melakukan verifikasi kembali terhadap seluruh tenaga honorer yang ada. Menurutnya, hal ini penting agar Pemerintah Kota dapat menjalankan program-programnya dengan baik. \"Kalau mengenai hal ini sudah ditegaskan sendiri oleh pak wali. Kita tetap membutuhkan tenaga honorer namun mereka yang benar-benar memenuhi kualifikasi,\" sampainya. Sementara itu, anggota DPRD Kota Bengkulu, Sofyan Hardi SE, menilai, adanya laporan dari honorer K2 bahwa adanya oknum yang memanipulasi data honorer harus segera disikapi. Menurutnya, sudah umum di banyak tempat bahwa setiap honorer ditarik sejumlah dana agar dapat diloloskan sebagai CPNS. \"Ini memang sulit dilacak karena biasanya yang menyuap dan yang disuap bersifat tertutup. Tapi ini tetap harus segera disikapi. Pemkot harus segera turun melakukan investigasi mengenai oknum tersebut,\" tukasnya. Sofyan juga menyatakan setuju agar para honorer tersebut diangkat sebagai CPNS. Menurutnya, langkah ini lebih baik ketimbang Pemerintah Kota mengangkat tenaga PNS yang baru. \"Apalagi APBD kita berat untuk menerima PNS baru. Lebih baik para honorer ini saja yang diangkat. Karena mereka punya pengalaman lebih. Jadi tidak perlu belajar lagi,\" tutupnya. (009)
Honorer Dibahas di Kemen-PAN RB
Jumat 28-02-2014,11:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 20-10-2026,16:20 WIB
Warga Tionghoa Dukung Revitalisasi Kampung Cina, Berharap Kembali Ramai Pengunjung
Selasa 20-10-2026,16:27 WIB
Tanamkan Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Ditlantas Polda Bengkulu Gelar Polsanak Dua Kali Sepekan
Selasa 20-10-2026,16:14 WIB
Bunda PAUD Kota Bengkulu Finalisasi Grand Design Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah
Selasa 20-10-2026,15:18 WIB
Ancaman El Niño, Pemprov Bengkulu Larang Buka Lahan dengan Membakar, Kasus ISPA Tembus 15.961
Selasa 20-10-2026,16:11 WIB
Masih Dievaluasi Pemprov, Pemkot Bengkulu Kebut Persiapan KegiatanAPBD Perubahan 2026
Terkini
Rabu 21-10-2026,10:02 WIB
M Fadli Raih Emas Ketiga Indonesia, Pecahkan Rekor Baru di Asian Para Games 2026
Rabu 21-10-2026,09:59 WIB
Sejarah Baru! Indonesia Gelar Perdana FIA Rallycross World Cup 2026 di Ancol
Rabu 21-10-2026,09:55 WIB
PPG Daljab Guru Madrasah 2026 Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Rabu 21-10-2026,09:50 WIB
Eks Anggota Parlemen Singapura Buka Suara soal Kritik Muhammad Lutfi, Singgung Konfrontasi RI-Malaysia
Rabu 21-10-2026,09:46 WIB