KEPAHIANG, BE - Dari tahun ke tahun, APBD Kepahiang cenderung mengalami kenaikan. Tahun ini, APBD disahkan Rp 591,4 miliar (17/2) lalu. Sementara 2013 lalu, APBD disahkan Rp 508 Miliar. Kenaikan tersebut mencapai Rp 90 miliar lebih. \"Kita cermati memang setiap tahun terus ada peningkatan pendapatan bagi Kepahiang. Tinggal lagi pemerintah memaksimalkan penyerapannya untuk kepentingan pembangunan yang bisa langsung dijangkau rakyat,\" ujar anggota banggar Edwar Samsi SIP MM. Dikatakannya, pada APBD tahun 2014 ini, Pendapatan Asli daerah (PAD) Kabupaten Kepahiang mencapai Rp 15.651.070.487. Sementara dana perimbangan mencapai Rp 487.546.106.180. \"Tahun lalu, dana perimbangan dan PAD jumlahnya hampir sama besar dengan dana perimbangan tahun ini. Tahun lalu dana perimbangan dan PAD hanya sekitar Rp 488 miliar saja,\" jelasnya. Menurutnya, pihaknya berharap, serapan APBD tahun ini bisa maksimal. Pasalnya, pengesahan APBD tahun ini terbilang cepat dibandingkan tahun 2013. \"Serapan APBD tahun lalu, memang paling sedikit. Di Kabupaten Kepahiang ini mungkin yang serapannya paling minim tahun kemarin itu ya Kepahiang. Harapannya, seteleh verifikasi APBD, semua kegiatan SKPD harus sudah berjalan,\" tandasnya. Sementara itu, anggota Banggar H Zainal SSos MSi menyampaikan kenaikan APBD Kepahiang ini juga dibarengi dengan kenaikan anggaran pendidikan di Kepahiang. Menurutnya, dari 20 persen alokasi anggaran pendidikan sesuai dengan peraturan pemerintah, untuk di Kepahiang anggaranya mencapai sebanyak 28 persen. \"Anggaran pendidikan kita juga berlebih, dari total APBD Rp 591 M anggaran pendidikan mencapai Rp 165 M untuk tahun ini. Rincianya, anggaran Dikpora sebesar Rp 48 M dan sekolah Rp 117 M. Kalau dikalkulasikan besaran anggaran pendidikan Kepahiang untuk tahun ini sekitar 28 persen jauh melebihi anggaran pendidikan yang ditetapkan pemerintah,\" ujar politisi PKB ini. (505)
APBD Naik Rp 90 Miliar
Senin 24-02-2014,13:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB