AMEN,BE - Kekhawatiran para petani di Kabupaten Lebong tentang sulitnya pupuk saat ini sudah terjawab. Saat ini pupuk bersubsidi yang ada di Kabupaten Lebong telah tersalurkan kepada seluruh kelompok tani di Kabupaten Lebong. Bahkan pupuk bersubsidi sudah tiba pada 10 Februari lalu. Seperti diungkapkan salah satu pengecer pupuk, Pemilik Toko Tani Makmur Tarigan, \"Saat ini pupuk sudah ada,\'\' Pada 10 februari lalu masuk pupuk SP 36 sebanyak 10 ton, pupuk Poska sebanyak 20 ton. Sedangkan pupuk Urea baru 17 ton yang baru masuk dari 50 ton jatah pupuk bersubsidi. Jatah Urea sesuai dengan Rencana Detail Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang diajukan kelompok tani. Dijelaskan Tarigan, untuk stok pupuk lainnya saat ini masih aman, namun khusus pupuk subsidi diberikan kepada kelompok tani yang mengajukan RDKK. \"Untuk uang setoran pupuk tersebut memang kita tanggulangi dulu. Kalau menunggu kelompok menyetor, rasanya sangat lama sekali,\" jelasnya. Pengecer pupuk lainnya di Desa Embong Uram Kecamatan Uram Jaya ,Yaumi (28) mengatakan pupuk subsidi seperti ponska sebanyak 5 ton serta SP36 sebanyak 5 ton sudah disalurkan. Hanya tinggal pupuk Urea lagi yang belum masuk. \"Memang untuk pupuk urea agak lambat sampainya karena kendala pada ekspedisi angkutannya,\'\' katanya. Kalau untuk jatah pupuk bersubsidi untuk Kecamatan Uram Jaya selama 1 tahun, yakni pupuk urea sebanyak 107 ton, SP36 sebanyak 28,8 ton, ZA sebanyak 6,83 ton, NPK 33,52 ton, Organik 9,07 ton. Untuk jumlah kelompok RDKK yang berada di Kecamatan Uram Jaya berjumlah 40 kelompok.(777)
Pupuk Subsidi Aman
Senin 24-02-2014,12:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB