Banner HONDA

Kurang 24 Jam, Polisi Amankan Tersangka Kematian Pelajar SMAN 5 Mukomuko

Kurang 24 Jam, Polisi Amankan Tersangka Kematian Pelajar SMAN 5 Mukomuko

Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., saat konfrensi pers pengungkapan kasus kematian Endar Permana (16), pelajar SMAN 5 Mukomuko asal Desa Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang, yang ditemukan tewas di kawasan Pantai Kebun Jarak, Desa Pasar -FOTO ENDI-

BENGKULUEKSPRESS.COM - Kurang dari 24 jam setelah jasad Endar Permana (16), pelajar SMAN 5 Mukomuko, ditemukan di kawasan Pantai Kebun Jarak, Desa Pasar Sebelah, polisi berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial SY alias Sepri (23), warga yang diketahui masih satu desa dengan korban.

Endar, warga Desa Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang, ditemukan meninggal dunia pada Kamis (24/9/2026) pagi. Setelah melakukan penyelidikan, Satreskrim Polres Mukomuko mengarah kepada SY sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., mengatakan pengungkapan kasus dilakukan melalui olah tempat kejadian perkara (TKP), analisis rekaman CCTV, pemeriksaan saksi, serta penelusuran barang milik korban.

“Alhamdulillah, kurang dari 1x24 jam kami bisa mengamankan yang bersangkutan. Selanjutnya kami terus melakukan pendalaman berdasarkan keterangan saksi, alat bukti, dan petunjuk yang kami dapatkan di lapangan,” ujar Riky dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).

Pengungkapan kasus bermula dari hilangnya sejumlah barang milik korban setelah jasadnya ditemukan, yakni sepeda motor Honda CRF dan telepon seluler iPhone 11 Pro Max.

Tim gabungan Polres Mukomuko bersama Polsek Kota dan Polsek Lubuk Pinang kemudian menelusuri rekaman CCTV di sepanjang rute yang dilalui korban.


jasad Endar Permana (16), pelajar SMAN 5 Mukomuko, ditemukan di kawasan Pantai Kebun Jarak, Desa Pasar Sebelah, Mukomuko.-FOTO IST-

BACA JUGA:Pelajar 16 Tahun Ditemukan Tewas di Pantai SP10 Mukomuko, Ada Tanda Kekerasan

BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Siapkan Lelang Puluhan Kendaraan Dinas, Ada Mobil hingga Motor

Dari rekaman tersebut, korban terlihat mengendarai sepeda motor Honda CRF bersama seorang pria yang mengenakan jaket hoodie.

Petunjuk tersebut kemudian diperkuat keterangan sejumlah rekan korban. Sebelum ditemukan meninggal dunia, Endar sempat menghubungi beberapa temannya melalui telepon dan pesan singkat untuk meminta dijemput karena mengaku sudah tidak berdaya.

Penyelidikan polisi kemudian mengarah kepada SY.

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di kawasan Pantai Kebun Jarak. Polisi menyebut peristiwa itu bermula dari perkelahian setelah korban dan tersangka mengonsumsi minuman keras jenis tuak.

Dalam pemeriksaan, tersangka disebut mengaku sempat dipukul korban. Tersangka kemudian membalas dengan memukul wajah korban dan mencekik leher korban menggunakan siku tangan kanan selama kurang lebih tiga menit.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait