KEPAHIANG, BE - Ketua DPRD Kepahiang, Rokadi Imansyah meminta aparat penegak hukum mendalami kasus kematian sapi bantuan dari Pemprov Bengkulu di Kecamatan Seberang Musi. Perintaan tersebut karena alasan diketahui sapi bantuan yang ada masih di bawah umur dengan kondisi yang kurus dan kerdil. \"Usut saja sapi bantuan itu. Karena dari bentuk atau ukurannya yang kerdil maupun kurus-kurus, patut untuk diduga tidak memenuhi spesifikasi yang ditetapkan,\" ujar Rokadi. Dikatakannya, setelah melihat langsung sapi bantuan tersebut, bantuan yang disalurkan melalui APBD Provinsi ini sangat bertentangan dengan tujuan daripada pengaluran bantuan ternak sapi itu sendiri yakni untuk meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya ditingkat perdesaan. \"Kita sesalkan, kenapa harus menyalurkan bantuan yang diketahui akan menyusahkan masyarakat. Kalau mau berikan bantuan, yang benar sajalah,\" jelasnya. Menurutnya, dalam kasus banyaknya sapi bantuan yang mati ini para penerima bantuan dalam hal ini kelompok tani (poktan) tidak bisa disalahkan. Karena poktan sifatnya hanya menerima bantuan saja. \"Bantuan sapi yang mati ini bukan kelalaian dari pihak poktan selaku penerima. Karena pantauan kami dilapangan, pihak poktan sempat menolak sapi bantuan ini lantaran kurus dan masih kecil. Sehingga kami minta agar kasus ini bisa diusut oleh pihak terkait,\" tandasnya. (505)
Dewan Minta Usut Bantuan Sapi
Sabtu 22-02-2014,15:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB