LEBONG UTARA, BE - Adanya dugaan mark up harga pada pengadaan mesin tetas di Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Lebong yang saat ini mulai dilirik jaksa dibantah oleh Kepala Disnakan Lebong Sumiati SP. Menurutnya, yang terjadi bukan mark up harga dalam pembelian mesin tetas, melainkan hanya terjadi selisih harga pada pengadaan mesin tersebut. \"Bukan mark up, hanya ada selisih atau kemahalan harga pada pengadaan mesin tersebut,\" ungkap Sumiati yang berhasil ditemui disekitar kolam miliknya yang berada di Kelurahan Kampung Jawa Kecamatan Lebong Utara kemarin. Dijelaskannya, pembelian barang tersebut memang tidak dilakukan kepada distributor melainkan kepada subdistributor. Ia juga mengakui terjadinya kesalahan lantaran distributor tersebut tidak memiliki stempel resmi. \"Kita akui ada kesalahan, karena distributor tidak memiliki stempel resmi. Hanya saja itu saja, kesalahannya. Memang harganya jelas berbeda antara Distributor dan Subdistributor,\" lanjutnya. Tidak hanya itu saja, Sumiati yang juga menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Disnakan ini juga mengaku telah melakukan penghitungan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dalam kegiatan tersebut yakni 15 % keuntungan pihak ketiga dan 10 % PPN. \"Semuanya sudah kita lakukan sesuai dengan mekanisme yang ada, namun memang terjadi selisih harga pada proyek ini,\" katanya. Ia juga menambahkan, jika kelebihan harga yang mencapai sebesar Rp 32,348 juta itu telah dikembalikan pihaknya ke kas daerah pada 24 Desember 2013 lalu. \"Kelebihan harga ini sudah kita kembalikan ke kas daerah. Tidak ada masalah lagi, semuanya sudah selesai. Bahkan, saat ini mesin tersebut sudah kita bebagikan ke kelompok tani, seperti ada 1 unit di UPT Ladang Palembang dan Desa Garut serta beberapa kelompok tani lainnya,\" pungkasnya. (777)
Bukan Mark Up, Hanya Selisih Harga
Sabtu 22-02-2014,14:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 15-04-2026,14:16 WIB
Mutigh Kawe(o): Dari Bengkulu, Membangun Narasi Kopi Islam – Sumatera
Rabu 15-04-2026,14:19 WIB
Modus Pinjam Pakai Kembali Makan Korban, Residivis Penggelapan Motor Diciduk Polisi
Rabu 15-04-2026,16:30 WIB
Evaluasi Dewas RSUD M Yunus, Pemprov Bengkulu Perkuat Pengawasan Demi Layanan Lebih Optimal
Rabu 15-04-2026,12:45 WIB
Program ASRI Digenjot, Kemenag Mukomuko Tingkatkan Kualitas Layanan ke Masyarakat
Rabu 15-04-2026,12:40 WIB
Buka Konkerkab PGRI Mukomuko, Bupati Choirul Huda Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru
Terkini
Rabu 15-04-2026,18:00 WIB
115 Ribu Warga Miskin di Bengkulu Belum Tercover JKN, Wakil Bengkulu di Senayan Bersuara
Rabu 15-04-2026,17:20 WIB
Anggota DPD RI Soroti Dugaan Iuran Ganda BPJS, Transparansi Data Perlu Ditingkatkan
Rabu 15-04-2026,17:00 WIB
DPD RI Soroti Peserta Nonaktif BPJS di Bengkulu, Destita Usulkan Perluasan PBI dan Perbaikan Layanan
Rabu 15-04-2026,16:36 WIB
Mulai 17 April, ASN Pemprov Bengkulu Wajib WFH Setiap Jum'at
Rabu 15-04-2026,16:30 WIB